Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:10 WIB
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Sosial Gus Ipul mengumumkan 869 ribu peserta BPJS PBI yang sempat nonaktif berhasil diaktifkan kembali.
  • Reaktivasi peserta mencakup berbagai skema, seperti pindah ke pembiayaan daerah, pegawai, atau segmen mandiri.
  • Pemerintah melakukan perbaikan data dan mengaktifkan otomatis peserta sakit kronis pasca penonaktifan awal Februari.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa telah 869 ribu lebih peserta BPJS PBI yang kembali aktif setelah sebelumnya sempat dinonaktifkan pemerintah pada awal Februari lalu. Gus Ipul mengatakan kalau mengaktifan itu dilakukan melalui berbagai skema.

“Dari 11 juta yang kemarin nonaktif, sejumlah 869.000 telah aktif kembali,” katanya usai menghadiri sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026).

Ia merinci, sebanyak 132.507 peserta melakukan reaktivasi kembali ke segmen PBI JKN. Kemudian 405.965 peserta beralih pembiayaan ke pemerintah daerah melalui skema PBPU/ BP Pemda. Selain itu, 184.357 peserta beralih ke segmen pegawai negeri atau BUMD/ BUMN

“Karena status mereka adalah pegawai negeri atau pegawai BUMN/BUMD. Jadi masih ada ini cukup besar (jumlahnya), ini sebagai salah satu penanda bahwa dulu memang belum sepenuhnya tepat sasaran,” kata Gus Ipul.

Lebih lanjut, sebanyak 88 peserta tercatat beralih pembiayaan ke perusahaan swasta tempat mereka bekerja. Sementara itu, 147.046 peserta memilih pindah ke segmen mandiri.

“Bahkan 6.993 (peserta) naik ke kelas 2 dan 2.990 (peserta) naik ke kelas 1,” jelas Gus Ipul.

Ia menegaskan, dari total 11 juta peserta yang dinonaktifkan, sebagian besar memang sudah tepat sasaran, namun sebagian lainnya masih memerlukan perbaikan data. Karena itu, pemerintah membuka mekanisme reaktivasi bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Gus Ipul juga menyampaikan telah menandatangani daftar penerima PBI yang berlaku untuk bulan depan dengan catatan bahwa peserta PBI yang diluar desil 1-5 masih tetap menjadi peserta untuk tiga bulan ke depan. Dalam periode tersebut, pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita sarankan bagi yang mampu untuk pindah ke segmen mandiri, tapi bagi yang tidak mampu kita akan aktifkan kembali melalui PBI JKN,” tegasnya.

baca juga

Selain itu sekitar 106 ribu peserta penderita sakit kronis dan katastrofik telah otomatis direaktifasi kembali. Sehingga sudah dapat menggunakan fasilitas pelayanan PBI.

Gus Ipul menambahkan proses groundcheck akan terus dilakukan dengan mencocokkan aset yang dimiliki untuk pemutakhiran DTSEN.

“Tetap nanti akan dilakukan uji lapangan dan nanti akan diukur oleh BPS, sehingga dengan begitu konsistensinya tetap terjaga,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?

Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:31 WIB

Menkes Budi: Iuran BPJS Naik 2026 Tidak Lebih Mahal dari Beli Rokok, Warga Miskin Aman

Menkes Budi: Iuran BPJS Naik 2026 Tidak Lebih Mahal dari Beli Rokok, Warga Miskin Aman

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:02 WIB

BPJS Kesehatan untuk Korban Pelanggaran HAM Berat, Rieke: Jaminan Sosial Hak Konstitusi

BPJS Kesehatan untuk Korban Pelanggaran HAM Berat, Rieke: Jaminan Sosial Hak Konstitusi

DPR | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:51 WIB

Terkini

Songsong Usia 131 Tahun, BRI Perkuat Komitmen Majukan Ekonomi Indonesia

Songsong Usia 131 Tahun, BRI Perkuat Komitmen Majukan Ekonomi Indonesia

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi

Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Jelang HUT ke-131, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan dan Memajukan Negeri

Jelang HUT ke-131, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan dan Memajukan Negeri

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Survei Matriks: Natalius Pigai dan Nusron Wahid Menteri Terburuk

Survei Matriks: Natalius Pigai dan Nusron Wahid Menteri Terburuk

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Gejala Keracunan Siswa SMPN 2 Cisarua Muncul Kurang dari 30 Menit Usai Konsumsi MBG

Gejala Keracunan Siswa SMPN 2 Cisarua Muncul Kurang dari 30 Menit Usai Konsumsi MBG

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:40 WIB

BNNP Sumut Gerebek Toko Roti di Medan Diduga Edarkan Sabu, 1 Orang Ditangkap

BNNP Sumut Gerebek Toko Roti di Medan Diduga Edarkan Sabu, 1 Orang Ditangkap

Sumut | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?

Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:37 WIB

4 HP Murah Redmi RAM 8 GB Terbaik, Performa Kencang dan Sudah NFC

4 HP Murah Redmi RAM 8 GB Terbaik, Performa Kencang dan Sudah NFC

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah

Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:31 WIB

×