Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan

Vania Rossa

Selasa, 03 Maret 2026 | 17:53 WIB
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan
Musrenbang Semarang. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Pemkot Semarang mengubah Musrenbang menjadi sistem "jemput bola" untuk membedah kebutuhan riil warga demi RKPD 2027.
  • Urusan teknis pembangunan fisik ditarik ke dinas, sementara Lurah fokus pada pelayanan dan menjembatani aspirasi warga.
  • Perubahan tata kelola ini merupakan tindak lanjut rekomendasi KPK guna mewujudkan pembangunan yang lebih bersih dan akuntabel.

Suara.com - Ada yang berbeda dari cara Pemerintah Kota Semarang merancang masa depan kotanya tahun ini. Mengandalkan sistem "jemput bola", proses perencanaan pembangunan atau Musrenbang kini tak lagi sekadar urusan bagi-bagi angka anggaran, melainkan upaya nyata untuk membedah kebutuhan riil warga di lapangan.

Dalam forum diskusi penyusunan rencana kerja pemerintah (RKPD) untuk tahun 2027 yang digelar di Gedung Moch. Ichsan, Senin (2/3), Walikota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa Semarang sedang bertransformasi menuju sistem pembangunan yang lebih aspiratif namun tetap "aman" secara hukum.

Bukan Sekadar Proyek, Tapi Solusi Masalah

Perubahan besar ini terlihat dari cara pemerintah memandang usulan warga. Jika dulu Musrenbang sering dianggap sebagai formalitas administratif, kini arahnya bergeser menjadi penyusunan "daftar belanja masalah". Tujuannya agar setiap rupiah dari APBD benar-benar menyentuh solusi yang dibutuhkan masyarakat di tingkat RW hingga kelurahan.

“Kita bergeser ke sistem yang sekadar memberi angka-anggaran menjadi sebuah sistem yang sepenuhnya aspirasi, melalui metode jemput bola guna menyusun daftar belanja masalah, dan menelaah kebutuhan wilayah secara riil,” tegas Agustina Wilujeng.

Pembagian Tugas: Lurah Jaga Warga, Dinas Jaga Teknis

Salah satu poin menarik dalam sistem baru ini adalah relokasi tugas pembangunan fisik. Ke depannya, urusan teknis seperti lelang, standardisasi material, hingga pengerjaan bangunan fisik akan ditarik ke dinas-dinas teknis terkait.

Walikota Agustina menekankan bahwa langkah ini bukan untuk memangkas wewenang wilayah, melainkan untuk melindungi para aparatur di tingkat bawah. Beliau ingin para Camat dan Lurah kembali ke marwah utama mereka sebagai pelayan masyarakat.

“Saya ingin bapak dan bu camat lurah kembali pada marwah tugas utama: fokus pada pelayanan masyarakat dan menjadi jembatan aspirasi yang kuat. Biarkan urusan teknis pembangunan, standarisasi material, hingga urusan lelang dikerjakan oleh mereka yang memang ahli di bidangnya,” tambah Agustina.

baca juga

Pembangunan yang "Bersih" dan Akuntabel

Langkah reformasi ini ternyata bukan tanpa alasan. Perubahan mekanisme ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan tata kelola yang lebih bersih. Dengan melibatkan aparat penegak hukum sejak tahap perencanaan, Pemkot Semarang ingin membangun kembali kepercayaan publik.

Meski eksekusi fisik ditarik ke dinas, Agustina menjamin aspirasi warga tak akan "menguap". Beliau memastikan bahwa suara dari tingkat bawah tetap menjadi nakhoda utama yang menentukan arah pembangunan kota.

“Saya tegaskan bahwa suara warga tidak akan hilang. Aspirasi yang muncul dari Rembug Warga tetap menjadi nakhoda pembangunan. Melalui mekanisme sintesis aspirasi yang kita atur dalam Raperwal ini, suara dari tingkat RW akan diproses secara transparan hingga menjadi prioritas pembangunan kota,” tutupnya optimis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Semarang, Tersedia Uang Baru Jelang Lebaran

15 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Semarang, Tersedia Uang Baru Jelang Lebaran

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:57 WIB

Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa

Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 21:18 WIB

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Semarang, Solusi Praktis Uang Baru Buat THR Lebaran

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Semarang, Solusi Praktis Uang Baru Buat THR Lebaran

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:16 WIB

Terkini

Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur

Gara-gara Berkas Tak Lengkap! Kasus Heli Anggota DKPP Tio Aliansyah Resmi Dinyatakan Gugur

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:55 WIB

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fakta-fakta Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Orang Mengungsi

Fakta-fakta Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ratusan Orang Mengungsi

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:52 WIB

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:46 WIB

Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia

Pelayat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ingin Donald Trump Meninggal Dunia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:44 WIB

Ada Tamu Negara! Simak Rute Penutupan Jalan di Jakarta Selama Kunjungan PM Singapura

Ada Tamu Negara! Simak Rute Penutupan Jalan di Jakarta Selama Kunjungan PM Singapura

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:25 WIB

Khofifah Lepas 4.015 Pelari MANTRA116 2026, Perkuat Posisi Jatim sebagai Destinasi Sport Tourism

Khofifah Lepas 4.015 Pelari MANTRA116 2026, Perkuat Posisi Jatim sebagai Destinasi Sport Tourism

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:07 WIB

Jurus Baru Roy Suryo: Ajukan Praperadilan Jilid 2 Demi Runtuhkan Dasar Tersangka UU ITE

Jurus Baru Roy Suryo: Ajukan Praperadilan Jilid 2 Demi Runtuhkan Dasar Tersangka UU ITE

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:04 WIB

Rugikan Nasabah Rp90 M, Kasus Akses Ilegal Mirae Asset Naik Penyidikan!

Rugikan Nasabah Rp90 M, Kasus Akses Ilegal Mirae Asset Naik Penyidikan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:57 WIB

Melejit 300 Persen! Penumpang Stasiun JIS Membeludak di Akhir Pekan, Tiket Rp1 Jadi Magnet

Melejit 300 Persen! Penumpang Stasiun JIS Membeludak di Akhir Pekan, Tiket Rp1 Jadi Magnet

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:30 WIB

×