Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

Ronald Seger Prabowo

Senin, 23 Maret 2026 | 18:28 WIB
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
Ilustrasi personel marinir Amerika Serikat. (Shutterstock/Oleg Zabielin)
baca 10 detik
  • Sekitar 2.000 marinir AS dari 11th Marine Expeditionary Unit dikerahkan ke Timur Tengah.
  • Pengerahan mendadak ini terjadi di Camp Pendleton, California, akibat eskalasi konflik dengan Iran.
  • Marinir diberangkatkan menggunakan kapal USS Boxer sebagai upaya penguatan kehadiran militer Amerika Serikat.

Suara.com - Suasana haru menyelimuti keluarga militer di California saat ribuan marinir Amerika Serikat dikerahkan ke Timur Tengah di tengah eskalasi konflik dengan Iran.

Perpisahan penuh air mata terjadi di Camp Pendleton, dekat Oceanside.

Dilansir dari NY Post, sekitar 2.000 personel dari 11th Marine Expeditionary Unit diberangkatkan lebih cepat dari jadwal.

Para marinir AS itu menaiki kapal serbu amfibi USS Boxer (LHD-4) sebagai bagian dari penguatan militer AS di kawasan.

“Setiap kali saya mengucapkan selamat tinggal, Anda tidak pernah tahu apakah itu yang terakhir,” ujar Danielle Franco dengan suara bergetar.

Danielle mengungkapkan kecemasan mendalam atas kepergian saudaranya ke zona konflik.

Pengerahan pasukan ini mencerminkan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Pejabat militer menyebut situasi berkembang sangat cepat, sehingga pergerakan pasukan dari Pantai Barat dipercepat.

Di pelabuhan San Diego dan sekitarnya, keluarga berkumpul, berpelukan, dan mencoba tegar menghadapi ketidakpastian.

baca juga

“Ini bukan sekadar berita, ini hidup kami,” kata seorang anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.

Sejumlah fasilitas militer di California kini memainkan peran penting dalam operasi AS.

Basis seperti Camp Pendleton menjadi pusat pengiriman personel dan logistik untuk mendukung misi di luar negeri.

Sementara itu, seorang veteran, Rob Reynolds, mengungkapkan kemarahannya terhadap konflik yang kembali memanas.

“Saya punya banyak kemarahan terhadap rezim Iran karena mereka mengirim IED, dan saya kehilangan beberapa teman karena itu,” katanya.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, perang bukan hanya soal strategi dan geopolitik. Ini tentang jarak, kecemasan, dan harapan agar orang yang mereka cintai bisa kembali dengan selamat.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×