Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
Isra saat berdoa di musala STIS Cibinong saat malam takbiran, Jumat (20/3/2026). Dengan alat bantu dengar, untuk pertama kali dalam hidupnya dia mendengar gema takbir (Dok: Kemensos)

Suara.com - Tekad Isra (29), seorang difabel tuli asal Padang, Sumatera Barat sangatlah kuat untuk memperbaiki hidupnya. Ia rela merantau hingga menjadi peserta pelatihan di Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS), Cibinong, Kabupaten Bogor, binaan Kementerian Sosial RI.

“Aku tidak mau pulang sebelum bisa bawa uang untuk orang tuaku,” ungkap Isra melalui bahasa isyarat, beberapa waktu lalu.

Isra meninggalkan rumah dan kedua orang tuanya demi satu tujuan, yaitu menjadi mandiri. Lulusan SLB YPPLB Padang pada 2016 lalu itu merupakan penyandang disabilitas tuli sejak lahir. Sejak kecil, ia hidup dalam dunia yang sunyi, mengandalkan penglihatan dan bahasa isyarat untuk memahami lingkungan sekitar.

Isra dijadwalkan mulai bekerja pada 1 April 2026 (Dok: Kemensos)
Isra dijadwalkan mulai bekerja pada 1 April 2026 (Dok: Kemensos)

Namun keterbatasan tidak membuatnya berhenti. Isra dikenal sebagai pribadi yang tekun dan disiplin. Di lingkungan pelatihan, ia menjalani setiap aktivitas dengan sungguh-sungguh, mulai dari workshop hingga kehidupan di asrama. Ia juga aktif membantu teman-teman sesama tuli, khususnya dalam mengatasi kesulitan komunikasi.

Sebagai anak tunggal, Isra ingin membalas perjuangan orangtuanya. Ayahnya bekerja sebagai buruh, sementara ibunya membuka warung kecil. Dukungan keluarga menjadi alasan kuat baginya untuk terus melangkah, meski harus merantau jauh.

Sebelum mengikuti pelatihan, Isra pernah bekerja di pusat perbelanjaan sebagai staf gudang yang menangani stock opname di Kota Padang. Pengalaman itu menjadi bekal awal, sekaligus memperkuat keinginannya untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan stabil.

Perjalanannya menuju titik ini tidak singkat. Isra harus menunggu hingga tiga tahun untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan vokasional dalam penyelenggaraan rehabilitasi sosial dan pelatihan vokasional bagi penyandang disabilitas. Isra pun mengambil jurusan contact center, sembari menyiapkan diri untuk masuk ke dunia kerja.

Titik balik itu datang ketika Isra menerima bantuan alat bantu dengar dari STIS Kemensos. Untuk pertama kalinya ia mulai mengenal suara, sesuatu yang sebelumnya hanya ia pahami melalui gerakan dan ekspresi.

“Dari yang biasanya cuma bisa melihat gerakan, sekarang sudah lebih lancar komunikasi,” katanya.

baca juga

Perubahan itu membawa dampak besar. Isra semakin percaya diri, lebih aktif dalam pelatihan, dan mampu mengikuti setiap proses dengan lebih optimal. Hingga akhirnya, pada 13 Maret 2026 lalu, kabar yang ia tunggu pun datang. Isra dinyatakan lulus sebagai kandidat cleaning service di Mandiri Contact Center.

Isra dinyatakan lulus sebagai kandidat cleaning service di Mandiri Contact Center (Dok: Kemensos)
Isra dinyatakan lulus sebagai kandidat cleaning service di Mandiri Contact Center (Dok: Kemensos)

Bagi Isra, itu bukan sekadar kelulusan. Itu adalah jawaban dari penantian panjang, dari tiga tahun menunggu kesempatan, dari tekad yang ia pegang sejak mulai meninggalkan rumah.

Ia dijadwalkan mulai bekerja pada 1 April 2026 mendatang. Sebuah langkah baru yang menandai awal kemandiriannya.

Namun sebelum itu, Isra memilih untuk tetap tinggal di STIS saat Idulfitri. Keputusan itu bukan tanpa alasan. Ia ingin benar-benar pulang dengan membawa hasil, bukan sekadar cerita.

Malam Idulfitri menjadi momen yang tak terlupakan. Di tengah gema takbir yang mengisi langit, Isra merasakan pengalaman yang selama ini hanya ia bayangkan.

“Dulu duniaku sangat sunyi. Tapi sekarang, untuk pertama kalinya dalam hidup, aku bisa mendengar suara takbiran,” tuturnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi

Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:35 WIB

Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa

Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:06 WIB

Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI

Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI

News | Senin, 23 Februari 2026 | 18:30 WIB

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:56 WIB

Wamensos Agus Jabo: Siswa Sekolah Rakyat Masuk Tanpa Seleksi Akademis

Wamensos Agus Jabo: Siswa Sekolah Rakyat Masuk Tanpa Seleksi Akademis

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 18:50 WIB

1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos

1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 19:09 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×