Ucapan Trump 100 Persen Bohong, Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Bermuatan Ratusan Kg Peledak

Ronald Seger Prabowo

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:12 WIB
Ucapan Trump 100 Persen Bohong, Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal Bermuatan Ratusan Kg Peledak
Ketegangan Timur Tengah kembali membara setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke Tel Aviv, hanya sehari setelah Presiden Donald Trump menyebut pembicaraan damai berjalan baik dan konstruktif. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Iran meluncurkan serangan rudal ke Tel Aviv dan kota lain sehari setelah Trump mengklaim pembicaraan damai berjalan baik.
  • Serangan tersebut mengakibatkan beberapa korban luka serta kerusakan bangunan dan kendaraan di area permukiman Israel.
  • Penutupan Selat Hormuz oleh Iran mengganggu suplai minyak dunia, memicu kekhawatiran akan krisis energi global.

Suara.com - Ketegangan Timur Tengah kembali membara setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke Tel Aviv, hanya sehari setelah Presiden Donald Trump menyebut pembicaraan damai berjalan baik dan konstruktif.

Serangan terjadi dalam beberapa gelombang dan memicu sirene darurat di berbagai wilayah Israel.

Ledakan terdengar di Tel Aviv akibat intersepsi sistem pertahanan udara.

Polisi Israel melaporkan sedikitnya enam orang terluka, sementara sebuah munisi dengan sekitar 100 kilogram bahan peledak menghantam area permukiman dan merusak bangunan serta kendaraan.

Melansir dari laporan Dailymail, erangan juga menyasar kota Eilat, Dimona, dan Yeruham. Warga di sekitar Yerusalem melaporkan dentuman keras sepanjang malam.

Sumber Iran sebelumnya memperingatkan akan ada peristiwa khusus yang menghapus harapan negosiasi dari benak para agresor.

Pernyataan itu disampaikan melalui media pemerintah dan menjadi sinyal eskalasi lanjutan.

Di sisi lain, Trump bersikeras bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan positif.

“Kami melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif untuk menyelesaikan konflik secara total,” tulisnya.

baca juga

Namun klaim tersebut dibantah keras oleh Teheran. Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, menegaskan, “Tidak ada negosiasi dengan Amerika Serikat. Ini berita palsu untuk memanipulasi pasar.”

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan operasi militer akan terus berlanjut.

“Kami menghancurkan program rudal dan nuklir, serta terus memberi pukulan keras,” ujarnya.

Konflik yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang ini juga berdampak global.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran mengganggu sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, memicu kekhawatiran krisis energi internasional.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mendesak penghentian segera konflik.

“Sangat penting mencapai solusi melalui negosiasi untuk mengakhiri permusuhan di Timur Tengah,” tegasnya.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

Ucapan Trump Dibayar Kepulan Asap oleh Iran: Tel Aviv Hancur, Warga Panik

Ucapan Trump Dibayar Kepulan Asap oleh Iran: Tel Aviv Hancur, Warga Panik

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:31 WIB

2 Warga Yerusalem Membelot, Kirim Data Penting Israel ke Iran

2 Warga Yerusalem Membelot, Kirim Data Penting Israel ke Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:27 WIB

Terkini

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

×