Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
Ilustrasi bendera Australia (Pexels)
baca 10 detik

Lima ratus SPBU di Australia kehabisan stok akibat gangguan distribusi di Selat Hormuz.

Menteri Chris Bowen mengonfirmasi New South Wales sebagai wilayah yang paling terdampak krisis.

Perdana Menteri mengimbau masyarakat berhenti melakukan aksi panic buying demi menstabilkan stok nasional.

Kondisi di Queensland juga terpantau mengkhawatirkan dengan adanya 55 lokasi yang kehabisan stok diesel secara total.

Selain itu, terdapat 35 lokasi di Queensland yang melaporkan tidak lagi memiliki persediaan bensin jenis unleaded reguler.

Australia Selatan menyusul dengan catatan 46 lokasi pengisian yang terdampak oleh gelombang kepanikan warga tersebut.

Wilayah Australia Barat dan Tasmania justru mencatatkan angka yang jauh lebih stabil dengan hanya enam lokasi terdampak.

Sementara itu, wilayah Ibu Kota Australia (ACT) menjadi satu-satunya zona yang hingga kini belum melaporkan adanya kendala pasokan.

Pemerintah mencoba menenangkan publik dengan menyebutkan bahwa 500 lokasi tersebut hanya mencakup 8 persen dari total SPBU nasional.

Meskipun skalanya masih terbatas, muncul spekulasi di tengah masyarakat mengenai kemungkinan penerapan aturan penjatahan bahan bakar secara ketat.

Aturan darurat yang disusun pada tahun 2019 tersebut memang memungkinkan pemerintah membatasi jumlah pembelian bensin setiap harinya.

Namun, otoritas federal dengan cepat memberikan pernyataan resmi bahwa mereka belum berencana memberlakukan pembatasan pembelian bagi pengendara.

baca juga

Langkah ini diambil untuk mencegah eskalasi kepanikan yang justru akan merusak sistem ekonomi dan distribusi domestik.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, secara langsung meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan mereka.

Ia sangat mengharapkan agar warga tidak melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan atau melampaui kebutuhan harian normal.

Kerja sama dari pihak konsumen untuk tidak menimbun stok minyak dianggap sebagai solusi paling efektif saat ini.

Pesan senada juga terus disampaikan oleh para menteri di tiap negara bagian agar kestabilan stok kembali pulih.

Pemerintah meyakini bahwa distribusi akan segera kembali normal jika masyarakat menghentikan perilaku belanja berdasarkan rasa takut.

Menteri Chris Bowen sedang menggodok rencana perubahan regulasi teknis pada bahan bakar diesel untuk mengamankan stok dalam negeri.

Upaya ini dilakukan agar volume impor bahan bakar yang masuk ke Australia bisa ditingkatkan dalam waktu yang relatif singkat.

Sektor pertanian saat ini menjadi salah satu bidang yang paling merasakan tekanan hebat akibat kelangkaan dan kenaikan harga.

Industri jasa pengiriman juga mulai menjerit karena biaya operasional yang meningkat tajam mengikuti harga pasar bahan bakar global.

Pemerintah fokus pada penguatan rantai pasok agar sektor-sektor vital ini tidak berhenti beroperasi akibat krisis energi global.

Tekanan ekonomi yang dirasakan oleh para pemilik kendaraan bermotor memang sangat membebani pengeluaran rumah tangga di Australia.

Banyak pihak dan organisasi publik yang mendesak agar pemerintah federal memberikan bantuan berupa pemotongan pajak cukai BBM.

Aspirasi ini muncul sebagai harapan untuk meringankan beban biaya hidup yang terus merangkak naik di tengah konflik geopolitik.

Namun, pemerintah federal secara resmi memutuskan untuk tidak melakukan pemotongan pajak cukai bahan bakar tersebut dalam waktu dekat.

Kebijakan tersebut tetap dipertahankan meskipun tekanan dari publik terhadap kementerian keuangan semakin hari semakin menguat.

Fokus utama otoritas saat ini adalah memastikan normalisasi seluruh rantai distribusi dari terminal ke setiap pompa bensin.

Pemerintah berupaya keras untuk menghentikan perilaku belanja berlebihan yang justru merusak stabilitas nasional jangka panjang di Australia.

Petugas di lapangan terus memantau ketersediaan stok di tiap wilayah agar tidak terjadi ketimpangan distribusi yang mencolok.

Setiap perkembangan dari Selat Hormuz dipantau dengan sangat saksama untuk mengantisipasi gangguan pasokan minyak mentah di masa depan.

Diharapkan dalam beberapa hari ke depan, kondisi di ratusan SPBU tersebut bisa kembali melayani masyarakat secara normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 17:11 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:10 WIB

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:06 WIB

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:05 WIB

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

4 Rangkaian Skincare Pink Salt yang Bisa Samarkan Pori-pori Besar

4 Rangkaian Skincare Pink Salt yang Bisa Samarkan Pori-pori Besar

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:00 WIB

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

×