Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

Arief Apriadi

Rabu, 25 Maret 2026 | 11:25 WIB
Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran
Klaim Donald Trump soal negosiasi dan hadiah sektor minyak dibantah keras oleh petinggi Iran. Situasi di Teheran justru dipenuhi kebingungan di tengah gempuran militer. [X/Potus]
baca 10 detik
  • Donald Trump mengklaim sedang bernegosiasi dengan tokoh penting Iran dan menerima "hadiah besar" dari sektor komoditas energi.
  • Laporan koresponden di Teheran menyebut pejabat lokal membantah keras klaim tersebut dan memastikan tidak ada perundingan politik sama sekali.
  • Warga Iran kini dilanda kebingungan karena di saat AS mengklaim ada negosiasi, militer mereka justru sedang meluncurkan serangan gelombang ke-79.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kehebohan global melalui pernyataan sepihaknya yang ternyata bertolak belakang dengan sikap resmi para Petinggi Iran.

Pernyataan kontroversial mengenai adanya proses perundingan rahasia tersebut langsung menjadi sorotan tajam dalam laporan eksklusif yang disiarkan oleh Jaringan Berita Al Jazeera.

Di saat sang presiden sesumbar telah menerima hadiah dari Sektor Minyak dan Gas, para Komandan Militer di Teheran justru sibuk melancarkan gelombang serangan udara mematikan.

Dalam serangkaian pernyataan terbarunya, pemimpin Amerika Serikat itu dengan sangat percaya diri mengumumkan bahwa ia sedang mengadakan pembicaraan dengan orang-orang yang tepat di negara rivalnya tersebut.

Ia bahkan terang-terangan mengeklaim bahwa pihak Teheran saat ini sangat mendambakan sebuah kesepakatan damai untuk mengakhiri ketegangan.

Selain itu, ia ikut mengagumi sebuah keuntungan besar yang disebutnya sebagai hadiah luar biasa dari musuhnya yang berkaitan dengan komoditas energi dunia.

Namun, situasi di ibu kota Republik Islam tersebut justru menunjukkan kenyataan yang sangat membingungkan bagi masyarakat sipil setempat.

Koresponden yang melaporkan langsung dari Teheran mengungkapkan rasa herannya terhadap klaim sepihak dari pihak Washington.

"Bertentangan dengan keterusterangan yang tampaknya ditunjukkan Donald Trump, ada ambiguitas di Iran. Orang-orang tidak tahu apa yang sedang terjadi. Mereka tidak tahu siapa yang bernegosiasi atas nama mereka. Siapakah pria yang digambarkan Trump sebagai "sangat dihormati" di Iran dan yang diajak bicara oleh Amerika?," tulis seorang koresponden dikutip dari Radio Farda.

baca juga

Laporan tersebut juga mengkritik bentuk pasti dari keuntungan energi yang dibanggakan oleh kepala negara Amerika Serikat.

"Kami tidak tahu apa hadiah yang dikatakan Trump diberikan kepada Amerika Serikat oleh Iran dalam hal minyak dan gas. Sebaliknya, apa yang kami dengar dari para pejabat dan politisi di sini adalah kebalikannya," jelas koresponden tersebut.

"Mereka mengatakan tidak ada negosiasi, langsung atau tidak langsung, yang terjadi. Sementara itu, komandan militer hanya berbicara tentang pengeboman, rudal, drone, dan melanjutkan perang untuk mempertahankan negara. Gelombang serangan terbaru - Gelombang 79 - dimulai beberapa jam yang lalu terhadap Israel dan target di seluruh wilayah, yang mencerminkan wacana dan narasi yang sama sekali berbeda di Iran."

Berdasarkan laporan yang dikirimkan pada Rabu pagi waktu setempat, para pejabat tinggi setempat dengan tegas menjelaskan segala rumor terkait perundingan damai.

Prioritas utama negara saat ini murni terfokus pada pertempuran bersenjata guna mempertahankan kedaulatan wilayah mereka.

"Kemarin, para pejabat menyangkal adanya negosiasi apa pun, dan posisi ini tidak berubah hingga hari ini. Pertempuran telah menjadi prioritas di sini dan tidak ada yang membicarakan konsultasi politik," ucap sumber Radio Farda.

Menyimpan informasi di tingkat elite ini pada akhirnya menciptakan kebingungan massal yang belum pernah terjadi sebelumnya di tengah masyarakat.

"Sampai saat ini, semua orang hanya mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Ada kebingungan dan ambiguitas, dan itulah yang membuat situasi saat ini sangat menarik dan sangat aneh."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:22 WIB

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:00 WIB

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:33 WIB

Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas

Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:24 WIB

Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara

Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:13 WIB

Terkini

Tak Semudah Hompimpa: Nostalgia yang Berujung Nyesek di Playlist Galau

Tak Semudah Hompimpa: Nostalgia yang Berujung Nyesek di Playlist Galau

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:00 WIB

Bek Veteran Singapura Sudah Tak Sabar Jegal Pemain Timnas Indonesia di SUGBK Malam Ini

Bek Veteran Singapura Sudah Tak Sabar Jegal Pemain Timnas Indonesia di SUGBK Malam Ini

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:58 WIB

Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI

Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI

Jakarta | Jum'at, 25 September 2026 | 16:57 WIB

Ke Pestapora 2026? Ada Cashback 20 Persen dari QRIS BRImo

Ke Pestapora 2026? Ada Cashback 20 Persen dari QRIS BRImo

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 16:55 WIB

Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI dan Update 6 Tahun

Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI dan Update 6 Tahun

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 16:53 WIB

Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah

Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah

Sumsel | Jum'at, 25 September 2026 | 16:52 WIB

Buntut Gugatan Denny Indrayana Cs, Relawan Gibran Ajukan Surat Keberatan ke MK

Buntut Gugatan Denny Indrayana Cs, Relawan Gibran Ajukan Surat Keberatan ke MK

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:49 WIB

Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31

Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:44 WIB

Bupati Gowa Jadi Tersangka: Minta Rumah Diskon 70 Persen hingga Palak Minimarket Berkedok CSR

Bupati Gowa Jadi Tersangka: Minta Rumah Diskon 70 Persen hingga Palak Minimarket Berkedok CSR

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:41 WIB

Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026

Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:39 WIB

×