Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB
Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?
Ilustrasi. CEO BlackRock, Larry Fink, menyebutkan bahwa lonjakan harga minyak mentah hingga menyentuh level US$ 150 per barel bukan sekadar angka, melainkan alarm bahaya yang bisa memicu resesi global yang tajam dan curam. Foto BBC Indonesia.
baca 10 detik
  • BlackRock ingatkan minyak US$ 150/barel picu resesi dunia yang tajam.
  • Kenaikan harga energi disebut 'pajak regresif' yang memukul kaum miskin.
  • Negara diminta pragmatis pakai energi fosil sekaligus agresif ke EBT.

Suara.com - Raksasa pengelola aset global, BlackRock, melontarkan peringatan keras terkait stabilitas ekonomi dunia. CEO BlackRock, Larry Fink, menyebutkan bahwa lonjakan harga minyak mentah hingga menyentuh level US$ 150 per barel bukan sekadar angka, melainkan alarm bahaya yang bisa memicu resesi global yang tajam dan curam.

Berdasarkan kurs saat ini (Rp 16.886/US$), harga tersebut setara dengan Rp 2,53 juta per barel. Fink menilai kenaikan biaya energi ini merupakan pukulan telak bagi masyarakat ekonomi lemah.

"Kenaikan harga energi adalah pajak yang sangat regresif. Ini lebih memengaruhi kaum miskin daripada kaum kaya," tegas Fink sebagaimana dikutip dari BBC, Rabu (25/3/2026).

Liar dan tidak terprediksi. Itulah gambaran pasar keuangan saat ini akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Para pelaku pasar masih terus mengalkulasi dampak akhir dari ketegangan geopolitik tersebut terhadap biaya energi global.

Fink memetakan dua skenario ekstrem bagi masa depan harga minyak. Pertama, jika konflik mereda dan Iran kembali diterima oleh komunitas internasional, harga minyak berpotensi melandai ke level sebelum perang.

Kedua, jika ketegangan berlanjut tanpa solusi, harga minyak diprediksi terbang ke angka US$ 150. Skenario inilah yang disebut Fink akan menyeret dunia ke dalam resesi yang dalam.

Menghadapi ketidakpastian ini, muncul desakan di berbagai negara, termasuk Inggris, untuk memperkuat produksi minyak dan gas domestik guna mengurangi ketergantungan impor di tengah instabilitas global.

Namun, Fink menekankan pentingnya sikap pragmatis dalam bauran energi. Menurutnya, negara-negara tidak boleh terjebak hanya pada satu sumber. Ketersediaan energi murah tetap menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan standar hidup.

"Gunakan apa yang Anda miliki tanpa ragu, tetapi juga secara agresif bergerak menuju sumber alternatif," pungkas Fink.

baca juga

Ia memprediksi, jika harga minyak tertahan di level US$ 150 selama 3-4 tahun ke depan, transisi menuju tenaga surya dan angin akan bergerak jauh lebih masif di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:25 WIB

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

5 Efek Pintu Depan Lurus Tembus ke Pintu Belakang Menurut Feng Shui

5 Efek Pintu Depan Lurus Tembus ke Pintu Belakang Menurut Feng Shui

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:18 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan

Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Mengejar DP Rumah vs Beli Pengalaman: Mengapa Gen Z Memilih Realistis?

Mengejar DP Rumah vs Beli Pengalaman: Mengapa Gen Z Memilih Realistis?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Gus Ipul Anggap Gus Lilur Tebar Fitnah soal Dugaan Aliran Rp480 M ke Muktamar ke-35 NU, Siap Somasi

Gus Ipul Anggap Gus Lilur Tebar Fitnah soal Dugaan Aliran Rp480 M ke Muktamar ke-35 NU, Siap Somasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Cegah Capres Membludak, Demokrat Condong Sepakati Syarat Minimal 2 Fraksi

Cegah Capres Membludak, Demokrat Condong Sepakati Syarat Minimal 2 Fraksi

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:16 WIB

Dukung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemprov Jateng Ajak Warga Nobar di Kantor Gubernur

Dukung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemprov Jateng Ajak Warga Nobar di Kantor Gubernur

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:16 WIB

Gaya Hidup Aesthetic ala Gen Z: Menikmati Keindahan atau Mengejar Standar?

Gaya Hidup Aesthetic ala Gen Z: Menikmati Keindahan atau Mengejar Standar?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:15 WIB

×