7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 26 Maret 2026 | 14:56 WIB
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
Ilustrasi pembunuhan. (unsplash)
baca 10 detik
  • Mayat perempuan (RS, 19) ditemukan di kotak plastik pinggir Sungai Denai, Medan; polisi menangkap dua pelaku.
  • Pembunuhan dipicu penolakan korban atas hasrat seksual menyimpang pelaku utama setelah berkenalan daring.
  • Satu pelaku utama menganiaya korban hingga tewas, sementara pelaku lain membantu membuang jenazah berimbalan.

Suara.com - Kasus penemuan mayat perempuan berinisial RS (19) di dalam boks plastik di pinggir Sungai Denai, Kota Medan, Sumatera Utara akhirnya terungkap.

Pihak Kepolisian Resor Kota Besar Medan telah menangkap dua pelaku dan membeberkan kronologi serta motif keji di balik peristiwa ini.

Kepala Polrestabes Medan Komisaris Besar, Calvijn Simanjuntak, mengatakan bahwa aksi pembunuhan terhadap korban dilakukan oleh satu orang pelaku, sementara satu pelaku lainnya hanya berperan dalam membantu pembuangan jasad korban.

"Tidak saling kenal. Pelakunya ada dua orang, pelaku utama satu orang,” ungkap Jean Calvijn, dikutip Kamis (26/3/2026).

Berikut adalah 7 fakta terkait kasus pembunuhan tragis tersebut:

1. Korban dan Pelaku Berkenalan Lewat Aplikasi

Korban RS (19), seorang perantau asal Labuhanbatu Utara yang bekerja di Medan, berkenalan dengan pelaku utama, Syawal Ariansyah Nasution (19), melalui aplikasi pencarian teman pada Senin (9/3/2026).

Setelah berkomunikasi, keduanya sepakat untuk bertemu dan makan bersama di sebuah warung kopi di Jalan Panglima Denai sebelum menuju ke sebuah penginapan.

2. Motif: Obsesi Seksual Menyimpang yang Ditolak

baca juga

Calvijn mengungkapkan bahwa motif pembunuhan ini dipicu oleh penolakan korban terhadap permintaan pelaku.

Pelaku diketahui terobsesi dengan perilaku seks tidak wajar akibat sering menonton konten pornografi.

”Lalu, pelaku meminta tambahan hubungan seksual tidak wajar. Korban menolaknya,” katanya. Karena kesal, pelaku kemudian menganiaya korban hingga kritis.

3. Kekerasan Seksual Dilakukan Saat Korban Kritis

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku melilit leher RS dengan selendang yang ada di tempat tidur hotel hingga korban lemas.

Dalam kondisi kritis tersebut, pelaku justru melanjutkan aksinya. RS akhirnya meninggal dunia setelah peristiwa tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng

Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:48 WIB

Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas

Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:54 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×