Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Galih Prasetyo

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
Perang besar kembali mengancam setelah mantan pejabat keamanan Amerika Serikat mengungkap kemampuan rudal Iran yang disebut jauh lebih berbahaya dari perkiraan. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Mantan pejabat keamanan AS mengungkap rudal Iran berjangkauan 4.000 km ancam keamanan Eropa dan Paris.
  • Uji coba rudal Iran ke Diego Garcia gagal, namun sinyal kemampuan jarak jauh yang berkembang.
  • NATO mendukung langkah militer AS, sementara Inggris kirim pertahanan udara antisipasi serangan lanjutan Iran.

Suara.com - Perang besar kembali mengancam setelah mantan pejabat keamanan Amerika Serikat mengungkap kemampuan rudal Iran yang disebut jauh lebih berbahaya dari perkiraan.

Rudal Iran dengan jangkauan hingga 4.000 kilometer dinilai mampu mengancam keamanan Eropa.

Mantan kepala staf Dewan Keamanan Nasional AS era Presiden Donald Trump, Fred Fleitz, menyatakan jarak tersebut bahkan hampir bisa mencapai Paris.

Fleitz menegaskan, “Konflik berubah ketika Iran menembakkan rudal jarak menengah ke Diego Garcia.” dilansir dari The Epoch Times.

Menurutnya, uji coba tersebut menunjukkan Iran berpotensi menargetkan kota-kota besar Eropa, termasuk London. Pernyataan ini memicu kekhawatiran baru terkait stabilitas keamanan kawasan Barat.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

Laporan menyebut dua rudal yang diarahkan ke pangkalan Diego Garcia tidak mencapai target.

“Satu rudal mengalami kegagalan di tengah jalan, sementara satu lainnya dicegat oleh kapal perang Amerika,” demikian disebut dalam laporan tersebut.

Meski gagal mengenai sasaran, uji coba itu dinilai sebagai sinyal kemampuan jarak jauh Iran yang terus berkembang.

Jika klaim tersebut benar, sebagian besar wilayah Eropa, termasuk puluhan pangkalan militer AS, berada dalam jangkauan.

baca juga

Perkembangan ini mendorong perubahan sikap negara-negara Eropa.

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyatakan dukungan terhadap langkah militer Amerika Serikat.

“Negara anggota NATO pada akhirnya akan mendukung tindakan ini,” ujarnya.

Inggris juga bergerak cepat dengan mengirim sistem pertahanan udara jarak pendek ke Timur Tengah.

Langkah ini disebut sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan serangan lanjutan dari Iran.

Ketegangan semakin meningkat setelah Iran dituduh menyerang jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Negara-negara Barat menilai tindakan tersebut sebagai ancaman serius terhadap perdagangan global.

Sebanyak 30 negara, termasuk Inggris, Prancis, Italia, Jepang, dan Australia, mengeluarkan pernyataan bersama.

“Kami mengutuk serangan tersebut dan siap menjamin keamanan jalur pelayaran internasional,” demikian isi pernyataan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×