USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
USS Tripoli (Wikipedia)
baca 10 detik
  • USS Tripoli tiba di Timur Tengah membawa 3.500 Marinir di tengah ketegangan dengan Iran.

  • Pentagon menyiapkan rencana serangan terbatas ke Pulau Kharg meski belum disetujui Presiden Trump.

  • Iran memperketat pertahanan pantai dengan ranjau guna mengantisipasi pendaratan pasukan amfibi Amerika Serikat.

Suara.com - Kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah kembali meningkat secara signifikan pada akhir Maret ini.

Kapal serbu amfibi canggih USS Tripoli dilaporkan telah mencapai koordinat tujuannya pada Jumat, 27 Maret 2026.

Kedatangan alutsista raksasa ini memicu berbagai spekulasi mendalam terkait potensi pengerahan pasukan darat menuju wilayah Iran.

Berdasarkan data resmi dari Komando Pusat AS atau Centcom, kapal tersebut membawa beban tempur yang sangat besar.

Setidaknya terdapat sekitar 3.500 personel yang terdiri dari anggota Marinir serta pelaut andal di dalamnya.

Kapal yang sebelumnya beroperasi di Jepang tersebut tidak datang dengan tangan kosong melainkan membawa perlengkapan taktis.

Terdapat berbagai aset serbu amfibi serta deretan pesawat tempur serang yang siap dikerahkan kapan saja dibutuhkan.

Dokumentasi resmi menunjukkan keberadaan sejumlah helikopter Seahawk yang berbaris rapi di atas dek kapal tersebut.

Selain itu, terlihat juga pesawat Osprey yang memiliki fungsi utama sebagai pengangkut personel dalam mobilitas tinggi.

baca juga

Kehadiran jet tempur siluman F-35 semakin mempertegas taring kekuatan udara Amerika Serikat di perairan tersebut.

Pihak Pentagon saat ini dikabarkan tengah mematangkan skema operasi darat yang direncanakan berlangsung selama beberapa pekan.

Target strategis yang masuk dalam radar operasi ini mencakup wilayah Pulau Kharg dan pesisir Selat Hormuz.

Meskipun rencana telah disusun, Presiden Donald Trump hingga saat ini belum memberikan persetujuan akhir terkait pengerahan tersebut.

Laporan dari media Washington Post menyebutkan bahwa rencana ini tidak merujuk pada upaya invasi berskala penuh.

Operasi tersebut kemungkinan besar hanya melibatkan tim operasi khusus serta dukungan dari pasukan infanteri konvensional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:18 WIB

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:46 WIB

Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

×