Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 13:06 WIB
Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin. (Suara.com/Adiyoga)
  • Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, peringatkan potensi krisis akibat memanasnya geopolitik global terkini.
  • Gejolak Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz berdampak signifikan pada stabilitas kebutuhan pokok Asia Tenggara.
  • DPRD DKI Jakarta menginstruksikan Komisi B mengawal ketahanan pangan 11,8 juta penduduk ibu kota.

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, memberikan peringatan serius terkait potensi krisis akibat situasi geopolitik global yang kian memanas.

Gejolak di Timur Tengah hingga isu penutupan Selat Hormuz disinyalir mulai memberikan dampak signifikan bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

"Hari ini, di situasi dunia yang sedang tidak baik-baik saja, konflik di Timur Tengah, penutupan Selat Hormuz telah berdampak kepada tetangga negara kita di sekitaran Asia Tenggara," ujar Khoirudin di Komplek DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2026).

Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas kebutuhan pokok di ibu kota.

Khoirudin menekankan bahwa prioritas utama yang harus diperhatikan saat ini adalah penguatan ketahanan pangan bagi jutaan warga Jakarta.

"Tentu kita harus bersiap-siap, terutama ketahanan pangan. Dan kami, DPRD, saya mengharapkan Komisi B bersama-sama untuk mengawal agar ketahanan pangan untuk penduduk Jakarta yang ada 11,8 juta siang hari, 10,6 juta malam hari betul-betul terjamin," tegasnya.

Politisi PKS ini menginstruksikan Komisi B DPRD DKI Jakarta untuk bekerja ekstra keras dalam memantau ketersediaan stok pangan.

Hal tersebut dirasa krusial mengingat Jakarta memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap pasokan pangan dari luar daerah.

"Ketika ada gejolak pangan, Jakarta tidak punya sawah, Jakarta tidak ada tanam padi, tanam sayur-mayur, tidak ada bahan-bahan kebutuhan pokok. Kami harus menyiapkan itu semua agar bisa memastikan bahwa 11,6 juta penduduk Jakarta tidak panik saat dampak Timur Tengah melanda Indonesia," lanjut Khoirudin.

Langkah mitigasi yang konkret harus segera dimatangkan demi menjamin perut belasan juta warga tetap terisi di tengah ketidakpastian global.

Ia berharap koordinasi yang apik antara legislatif dan eksekutif dapat meminimalkan risiko kepanikan di tengah masyarakat.

Selain melakukan upaya teknis dan manajerial, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan kota.

"Kita juga bermohon agar Allah jaga negeri kita tercinta, khususnya Jakarta ya, kita jaga bersama. Ayo jaga Jakarta, Insyaallah," tutup Khoirudin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:49 WIB

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:54 WIB

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:46 WIB

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:37 WIB

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:35 WIB

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB