Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Liberty Jemadu

Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:49 WIB
Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese meminta warganya tidak panik akibat kelangkaan dan naiknya harga BBM akibat konflik di Timur Tengah. [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/Lmo/rwa]
baca 10 detik
  • Perdana Menteri Albanese menenangkan publik Australia mengenai ketersediaan stok BBM di tengah kenaikan harga akibat konflik Timur Tengah.
  • Beberapa SPBU di lokasi seperti Cairns melaporkan kehabisan stok BBM sementara harga naik signifikan pasca konflik dimulai.
  • Pemerintah akan rapat darurat membahas krisis, termasuk rencana merilis cadangan minyak nasional dan menurunkan standar kualitas BBM.

Suara.com - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese meminta warganya untuk tidak panik karena stok BBM di negeri Kangguru tersebut masih cukup di tengah krisis energi akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Permintaan ini disampaikan Albanese ketika warga Australia mulai panik akibat harga BBM yang melonjak dan beberapa stasiun pengisian bahan bakar atau SPBU mulai kehabisan stok BBM.

"Semakin lama perang ini berlangsung, maka dampaknya semakin besar. Tapi kami akan terus mempersiapkan dan melindungi warga Australia dari risiko terburuk," kata Albanese pada Jumat (27/6/2026) dilansir dari BBC.

Di Australia memang sudah mulai muncul laporan warga tak bisa menggunakan kendaraan mereka karena tak bisa membeli BBM. Sementara banyak perusahaan yang mengeluh biaya semakin mahal akibat naiknya harga BBM.

Di Cairns, sebuah kota populer untuk turis di Queensland, beberapa SPBU mengaku kehabisan bensin. Mereka juga mengeluh harga solar kini 85 persen lebih mahal dibandingkan dengan sebelum Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran pada 28 Februari lalu.

Di New South Wales, satu dari tujuh SPBU mengaku kehabisan salah satu jenis BBM yang lazimnya mereka jual.

Harga BBM di Australia juga naik tinggi. Kini harga bensin rata-rata sekitar 2,38 dolar Australia atau sekitar Rp28.000 per liter naik dari 1,71 dolar Austrlia (sekitar Rp20.000) per liter sebelum perang. Sementara harga solar di Sydney naik menjadi 3,14 dolar Australia (sekitar Rp36.000) per liter pada Kamis kemarin.

Menurut Asosiasi Jalan dan Pengemudi Nasional Australia (NRMA) kelangkaan dan melonjaknya harga terjadi karena warga panik dan menimbun BBM.

"Orang-orang membeli BBM menggunakan jeriken dan menimbunnya di rumah mereka," kata Peter Khoury, juru bicara NRMA.

baca juga

Khoury menambahkan kini perusahaan-perusahaan di Australia memerintahkan sopir-sopir mereka untuk segera mengisi BBM bahkan jika tangki mereka masih terisi separuh.

Pemerintah Australia berencana menggelar rapat kabinet darurat pada awal pekan depan untuk membahas krisis BBM di negara tersebut. Negeri Kangguru itu berencana untuk merilis cadangan minyak nasional dan bahkan bersiap menurunkan standar kualitas BBM yang dijual di pasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Pertamina Tak Bisa Lewat Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Diplomasi ke Iran

Kapal Pertamina Tak Bisa Lewat Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Diplomasi ke Iran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:44 WIB

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:15 WIB

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:14 WIB

Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz

Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:07 WIB

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

×