Ke Gresik, Gus Ipul Disambut Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 30 Maret 2026 | 21:00 WIB
Ke Gresik, Gus Ipul Disambut Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik dalam rangka 'Kolaborasi Program Prioritas Presiden' pada Senin (30/3/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik dalam rangka 'Kolaborasi Program Prioritas Presiden' pada Senin (30/3/2026).

Kedatangan Gus Ipul ke Aula Mandala Bhakti Praja Kabupaten Gresik disambut oleh penampilan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik, diantaranya seperti paduan suara, pembacaan puisi, dan pidato 4 bahasa, bahasa inggris, bahasa arab, bahasa tagalog, dan bahasa prancis.

Para siswa yang berpidato sangat percaya diri dan fasih menyampaikan pesan dalam masing-masing bahasa, suasana hening menandakan peserta terpukau pada penampilan siswa Sekolah Rakyat ini.

Penampilan-penampilan siswa Sekolah Rakyat ini menunjukkan bahwa potensi bisa muncul darimana saja, bahkan dari anak-anak yang belum pernah terbawa dalam proses pembangunan.

"Yang sekolah di Sekolah Rakyat adalah mereka yang ada di desil 1, desil 2 DTSEN. Tidak boleh yang lain-lain. Sekarang masih belum semua tahu, tapi ke depan akan berebut. Karena sekolah rakyat ini memang bagi orang-orang khusus, orang-orang istimewa, orang-orang yang belum terbawa dalam proses pembangunan," kata Gus Ipul.

Pada kesempatan ini, Gus Ipul menyampaikan Sekolah Rakyat menjadi miniatur dalam pengentasan kemiskinan, Keluarga Penerima Manfaat menerima penanganan utuh, tidak hanya anaknya yang mendapatkan layanan pendidikan namun, keluarganya jg mendapatkan program-program strategis Presiden Prabowo lainnya.

"Luar biasa sekolah rakyat ini nanti. Sekolah ini anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan, rumahnya dibantu supaya lebih layak huni, mendapatkan bansos lengkap, dapat PBI satu keluarga, ya tentu mereka dapat program-program strategis presiden yang lain," ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menekankan bahwa sasaran Sekolah Rakyat adalah untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dia menambahkan bahwa DTSEN bersifat dinamis, setiap hari ada yang meninggal, ada yang lahir, ada yang menikah, dan berpindah tempat. Oleh karena itu, data ini perlu dimutakhirkan setiap saat. "Jangan ada yang menganggap data ini statis," imbuhnya.

baca juga

Dengan demikian, Gus Ipul mengajak pemerintah daerah Kabupaten Gresik dalam hal ini pemerintah daerah, operator data, dan pilar-pilar sosial untuk terus melakukan upaya pemutakhiran data.

Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres No. 4 Tahun 2025 tentang DTSEN, ingin memastikan seluruh warga Indonesia yang seharusnya mendapatkan perlindungan sosial, bisa dijangkau oleh program-program prioritas.

"Maka dengan adanya instruksi Presiden ini, diharapkan datanya tunggal, tidak ada lagi semua pegang data sendiri-sendiri, dan yang memegang data adalah BPS," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik terus melakukan upaya penyelarasan DTSEN, khususnya pada kelompok masyarakat Desil 1-4, melalui ground check bersama BPS, sehingga penetapan desil sesuai kondisi dilapangan.

"Melalui kolaborasi program prioritas Presiden ini. Kita tidak hanya berbicara tentang peningkatan kapasitas individu. Tidak hanya memandang masalah kemiskinan secara mikro. Tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang mendukung kemandiran ekonomi masyarakat," kata Alif yang juga bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Pada kegiatan ini, Gus Ipul juga menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada 75 Orang Tua SRMA 37 Gresik, dengan total nilai bantuan Rp.391.853.366, penyerahan bantuan secara simbolis diwakili oleh 5 Orang Tua siswa.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:35 WIB

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:26 WIB

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan,  Ini Faktanya

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:09 WIB

Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang

Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:43 WIB

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:42 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×