Siti Pilih Mengabdi di Sekolah Rakyat Meski Sempat Jadi Kepsek SMA Favorit

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Kamis, 30 April 2026 | 14:00 WIB
Siti Pilih Mengabdi di Sekolah Rakyat Meski Sempat Jadi Kepsek SMA Favorit
Siti Isbandiyah menjadi Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 13 Banyumas, Jawa Tengah. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Dunia pendidikan bukan hal baru bagi Siti Isbandiyah. Mengawali karier sebagai guru Biologi, kini ia mengabdikan diri menjadi Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 13 Banyumas, Jawa Tengah.

Keyakinan  Siti untuk mendidik anak-anak dari kelompok masyarakat rentan makin menguat jelang masa pensiun. Pada usianya yang ke-56 tahun, Siti mengikuti panggilan hati. Ia ingin memberikan akses pendidikan berkualitas kepada mereka yang tidak tersentuh oleh pembangunan yaitu anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Pada awalnya ia kurang tertarik untuk menjadi Kepala Sekolah Rakyat.

"Jujur saja awalnya tidak tertarik karena saya sudah dalam posisi menjadi kepala sekolah SMA favorit di kota kami," kata Siti ditemui beberapa waktu lalu di Banyumas.

Siti mengawali kariernya sebagai guru biologi di SMAN 1 Purwokerto, kemudian pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah di beberapa sekolah negeri seperti SMAN 1 Baturraden, SMAN 5 Purwokerto, SMAN 1 Purwokerto, dan terakhir di SMAN 2 Purwokerto.

Akhirnya pada 2025, Siti memantapkan hati untuk menjadi Kepsek SRMP 13 Banyumas. Salah satu yang selalu diingat dan menjadi motivasi Siti, yaitu Al-Quran surah Al-Ma'un, disebutkan orang yang mendustakan agama, salah satunya adalah yang tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.

"Disitulah saya berpikir bahwa inilah jalan yang Allah kasih untuk saya. Mungkin saya tidak bisa memberikan makan dalam bentuk fisik, tetapi saya seorang guru, saya bisa memberikan pendidikan yang baik," ungkapnya.

Lebih jauh, Siti bercerita bahwa banyak menemukan hal yang baru ketika menjadi Kepala Sekolah Rakyat. Tidak jarang pengalaman tersebut membuat Siti terenyuh dan semakin yakin mengabdikan diri di Sekolah Rakyat.

Salah satu hal baru bagi Siti ketika menghadapi beragam karakter siswa yang berasal dari keluarga miskin pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Anak-anak ini di matanya tidak mempunyai harapan untuk bersekolah, kurang termotivasi untuk sekolah karena keadaan ekonomi yang tidak mendukung.

baca juga

"Dari kondisi yang berbeda ini, ada tantangan tersendiri bahwa anak-anak ini memang butuh sentuhan, butuh pendampingan, pendidikan yang jauh lebih telaten, lebih baik, dan juga lebih terarah," kata Siti.

Selama hampir dua semester Sekolah Rakyat berjalan, Siti tak kuasa menahan haru melihat perkembangan perubahan siswanya yang luar biasa, dengan latar belakang masalah keluarga yang berbeda-beda, para siswa akhirnya bisa menemukan tujuan mereka masing-masing.

"Alhamdulillah mereka sudah berani bermimpi, mengumpulkan cita-cita, kemudian juga ada upaya untuk ke arah sana," ujarnya.

Menutup percakapan, Siti menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menggagas program Sekolah Rakyat. "Terima kasih kepada Bapak Presiden, yang sudah memberikan anak-anak kami sebuah harapan baru, rumah baru, dan juga kesempatan-kesempatan yang luar biasa," ungkapnya.

Sebagai informasi, SRMP 13 Banyumas mengampu 50 orang siswa, terdiri dari 24 orang laki-laki dan 26 orang perempuan. Dalam melaksanakan kegiatan sekolah, Siti juga di bantu oleh 12 orang guru, 10 wali asuh, 4 wali asrama, dan tenaga kependidikan lainnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela

Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:21 WIB

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan,  Ini Faktanya

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:09 WIB

Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang

Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:43 WIB

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:42 WIB

Pendidikan sebagai Self-Love: Benarkah Investasi Terbaik untuk Perempuan?

Pendidikan sebagai Self-Love: Benarkah Investasi Terbaik untuk Perempuan?

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

Terkini

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM

Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:01 WIB

Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:46 WIB