PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

Muhammad Yasir

Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menemui Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei tahun 2004.
baca 10 detik
  • PDIP mengutuk serangan yang menyebabkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon di misi PBB Lebanon.
  • Partai mengusulkan kenaikan pangkat anumerta, jaminan hari tua, dan dukungan pendidikan bagi keluarga almarhum.
  • PDIP mendesak investigasi transparan oleh UNIFIL dan Pemerintah Indonesia mengkaji ulang aturan pelibatan personel.

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP) mengutuk keras segala bentuk tindakan yang mengakibatkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI dari Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon.

Prajurit tersebut dinyatakan gugur saat menjalankan tugas negara dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan pada Mianggu, 29 Maret 2026.

Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran partai untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada almarhum.

Partai menilai pengorbanan prajurit TNI merupakan bukti nyata dedikasi bangsa Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Ibu Megawati Soekarnoputri telah memberi instruksi kepada seluruh jajaran PDI Perjuangan untuk memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum, serta mengusulkan kepada negara untuk memberikan kenaikan pangkat anumerta, jaminan hari tua, dan masa depan pendidikan anaknya," kata Ahmad dalam pernyataan tertulis, Senin (30/3/2026).

Selain itu PDIP turut berkomitmen secara internal untuk membantu keluarga yang ditinggalkan melalui aksi gotong royong. Fokus bantuan tersebut diarahkan pada kesejahteraan keluarga dan jaminan pendidikan bagi anak almarhum yang masih balita.

"Keluarga besar PDI Perjuangan juga akan bergotong royong membantu keluarga korban, termasuk pemberian santunan rumah ataupun ke depan beasiswa bagi anaknya yang saat ini baru berusia 2 (dua) tahun," tuturnya.

Terkait insiden yang menjatuhkan korban jiwa tersebut, partai berlambang banteng ini menyatakan sikap politik yang tegas dengan mengutuk pelaku penyerangan.

Mereka menilai bahwa jatuhnya korban dari personel perdamaian tidak dapat dibenarkan dari sudut pandang hukum internasional manapun.

baca juga

"Mengutuk keras setiap tindakan dari pihak manapun yang mengakibatkan jatuhnya korban di kalangan personel perdamaian PBB," ujarnya.

"Serangan terhadap penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi DK PBB 1701 dan hukum humaniter internasional," imbuhnya.

Selain mengecam tindakan brutal itu, PDIP mendesak adanya transparansi dalam pengusutan kasus ini melalui keterlibatan lembaga internasional. PDI Perjuangan mendukung penuh UNIFIL untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh agar fakta di lapangan dapat diketahui oleh masyarakat dunia.

"Mendukung penuh upaya UNIFIL dalam membuka investigasi independen dan mendesak agar hasilnya disampaikan secara transparan kepada publik dan Dewan Keamanan PBB," tuturnya.

PDIP tak lupa untuk mendorong Pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomasi yang lebih aktif di tingkat global guna memproteksi prajurit lainnya yang masih bertugas. Hal ini termasuk usulan untuk mengkaji ulang aturan pelibatan personel agar lebih menjamin keselamatan para penjaga perdamaian.

"Mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil peran kepemimpinan di antara negara-negara pengirim pasukan (Troop Contributing Countries) guna memperkuat rezim perlindungan personel perdamaian PBB, termasuk melalui kajian ulang Rules of Engagement yang lebih protektif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB

Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×