Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian
Sertu Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang termasuk pasukan perdamaian PBB, gugur di Lebanon akibat pengeboman Israel, Minggu (29/3/2026). [Suara.com]
  • Dua prajurit TNI gugur dan dua lainnya luka akibat ledakan hantam kendaraan di Bani Hayyan, Lebanon, Senin (30/3/2026).
  • Insiden terjadi pukul 11.00 waktu setempat saat Satgas UNIFIL Indobatt melakukan misi pengawalan logistik Spanyol.
  • Dua prajurit yang gugur adalah Kapt Inf Zulmi dan Sertu Ikhwan; korban luka dievakuasi ke Beirut untuk perawatan medis.

Suara.com - Duka kembali menyelimuti Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah sejumlah prajuritnya gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Insiden terbaru menambah daftar korban di tengah meningkatnya eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Setelah sebelumnya Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur akibat serangan proyektil, kini dua prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) UNIFIL Indobatt kembali dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, dua prajurit lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan yang menghantam kendaraan mereka di kawasan Bani Hayyan, Lebanon, pada Senin (30/3/2026).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat saat Task Force Bravo (TFB) Indobatt tengah menjalankan misi pengawalan (escort). Saat itu, dua kendaraan taktis TNI mengawal unit logistik milik Spanyol, Combat Support Service Unit (CSSU), dalam konvoi berjumlah enam kendaraan dari Markas Sektor Timur (UNP 7-2) menuju Markas Indobatt (UNP 7-1) untuk keperluan resupply sekaligus pengantaran peti jenazah.

Namun nahas, ketika konvoi hendak berbelok di wilayah Bani Hayyan, sebuah ledakan tiba-tiba menghantam kendaraan pertama (Ran 1) milik Indonesia. Ledakan tersebut menyebabkan empat prajurit yang berada di dalam kendaraan menjadi korban.

Dua prajurit dinyatakan gugur di lokasi, yakni Kapt Inf Zulmi (Grup 2 Kopassus) yang menjabat sebagai Komandan Kompi B, serta Sertu Ikhwan dari Kesdam IX/Udayana.

Situasi di lokasi yang masih rawan dengan intensitas serangan tinggi membuat proses evakuasi jenazah tidak dapat dilakukan secara langsung. Tim pengawal di kendaraan kedua (Ran 2) tidak bisa segera mendekat ke titik ledakan.

Meski demikian, personel di Ran 2 yang terdiri dari Praka Ulil Amri, Praka M. Zakariya, dan Pratu Iqbal berhasil mengevakuasi dua prajurit yang mengalami luka, yakni Lettu Inf Sulthan dan Praka Deni. Keduanya kemudian dibawa keluar dari area konflik dan tiba di Markas Sektor Timur pada pukul 12.00 waktu setempat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Selanjutnya, karena kondisi yang membutuhkan perawatan lebih lanjut, evakuasi udara segera dilakukan menuju Rumah Sakit St. George di Beirut. Praka Deni diterbangkan lebih dulu pada pukul 13.45 waktu setempat, disusul Lettu Inf Sulthan sepuluh menit kemudian.

Pihak TNI menyatakan bahwa hingga saat ini Markas Sektor Timur UNIFIL masih menyusun laporan resmi terkait kronologi dan perkembangan situasi di lapangan. Informasi lanjutan akan disampaikan seiring proses investigasi yang masih berlangsung.

Sebelumnya, Mabes TNI melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah juga telah mengonfirmasi gugurnya Praka Farizal Rhomadhon akibat serangan artileri pada Minggu (29/3). Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya intensitas konflik di wilayah Lebanon Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Terkini

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB