Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

Bernadette Sariyem

Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump mempertimbangkan penarikan Amerika Serikat dari NATO akibat kurangnya dukungan sekutu terkait aksi militer di Iran.
  • Trump menilai NATO sebagai aliansi lemah dan berencana segera mengakhiri kampanye militer Operation Epic Fury di negara Iran.
  • Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menanggapi ancaman tersebut sebagai kebisingan politik dan menegaskan komitmen penuh Inggris terhadap NATO.

Suara.com - Presiden Donald Trump mengancam Amerika Serikat akan keluar dari pakta pertahanan Atlantik Utara atau NATO.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan media Inggris, Daily Telegraph, Trump menyatakan bahwa dirinya sedang mempertimbangkan dengan sangat serius untuk menarik AS  keluar dari NATO.

Langkah ekstrem ini dipicu oleh kekecewaan mendalam Trump, lantaran negara-negara sekutu yang dianggap gagal memberikan dukungan terhadap aksi militer AS di Iran.

Trump tidak menahan diri dalam melontarkan kritik pedasnya. Ia secara terbuka menjuluki aliansi pertahanan Atlantik Utara tersebut sebagai "macan kertas", yang tidak memiliki taring di mata musuh-musuh global.

Menurut laporan tersebut, niat Trump untuk membawa AS keluar dari pakta pertahanan ini sudah mencapai tahap yang sangat serius dan hampir final.

"Oh ya, saya akan katakan (itu) sudah tidak perlu dipertimbangkan lagi," ujar Trump kepada surat kabar tersebut, dikutip hari Rabu (1/4/2026).

Sentimen negatif Trump terhadap NATO tampaknya bukan hal baru. Itu adalah akumulasi dari keraguan yang telah lama ia pendam, mengenai kredibilitas aliansi tersebut dalam menjaga keamanan global.

Trump bahkan menyeret nama Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam argumennya mengenai kelemahan NATO.

"Saya tidak pernah terpengaruh oleh NATO. Saya selalu tahu mereka adalah macan kertas, dan omong-omong, Putin juga tahu itu," tegas Trump.

baca juga

Respons Keir Starmer: Hanya Kebisingan

Di seberang Atlantik, Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer segera bereaksi terhadap ancaman Trump.

Starmer meremehkan pernyataan tersebut, bersikap masa bodoh, dan menyebutnya sebagai sekadar "kebisingan" politik.

Inggris, sebagai salah satu pilar utama NATO di Eropa, bersikeras aliansi tersebut tetap menjadi fondasi keamanan dunia yang tak tergantikan.

Dalam konferensi pers mengenai dampak ekonomi dari konflik Iran, Starmer menegaskan komitmen penuh Inggris terhadap NATO, meskipun tekanan dari Washington terus meningkat.

Starmer menekankan, kepentingan nasional Inggris akan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambilnya.

"Pertama, NATO adalah satu-satunya aliansi militer paling efektif yang pernah ada di dunia, dan aliansi ini telah menjaga kita tetap aman selama puluhan tahun, dan kami berkomitmen penuh terhadap NATO," ujar Starmer menanggapi komentar Trump.

Lebih lanjut, Starmer memberikan batasan yang jelas mengenai keterlibatan Inggris dalam konflik yang sedang dikobarkan AS di Timur Tengah.

Ia menyatakan, London tidak ingin terseret lebih jauh ke dalam perang yang dianggap bukan urusan Inggris.

"Kedua, apa pun tekanan yang diberikan kepada saya dan orang lain, apa pun kebisingannya, saya akan bertindak demi kepentingan nasional Inggris dalam semua keputusan yang saya buat. Dan itulah mengapa saya sangat jelas bahwa ini bukan perang kami dan kami tidak akan terseret ke dalamnya," tambah PM Inggris tersebut.

Akhir Operation Epic Fury di Iran

Ketegangan ini memuncak saat Gedung Putih mengumumkan, Presiden Trump akan menyampaikan pidato nasional yang sangat penting mengenai pembaruan situasi di Iran.

Menariknya, Trump juga memberikan sinyal kuat bahwa ia akan segera mengakhiri kampanye militer AS di Iran, yang dikenal dengan nama Operation Epic Fury.

Trump mengindikasikan penarikan pasukan AS dari konflik Iran akan terjadi dalam waktu dekat, bahkan jika Teheran tidak menyetujui kesepakatan damai apa pun.

Hal ini menunjukkan pergeseran strategi Trump menuju kebijakan isolasionisme yang lebih ekstrem, di mana ia tidak lagi peduli pada diplomasi tradisional atau aliansi multilateral.

"Kami akan pergi segera," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Ia memprediksi proses keluar tersebut bisa memakan waktu sekitar "dua minggu, mungkin dua minggu, mungkin tiga."

Ketika ditanya apakah keberhasilan diplomasi merupakan syarat mutlak bagi AS untuk menghentikan operasi militernya, Trump menjawab dengan lugas bahwa hal itu tidak diperlukan.

Baginya, Iran tidak memiliki posisi tawar untuk memaksanya bertahan dalam konflik yang dianggapnya membebani Amerika.

"Iran tidak harus membuat kesepakatan, tidak. Tidak, mereka tidak perlu membuat kesepakatan dengan saya," pungkas Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit

Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:14 WIB

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:42 WIB

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel

Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:07 WIB

'Hilal' Perang Iran Berakhir Sudah Terlihat

'Hilal' Perang Iran Berakhir Sudah Terlihat

News | Rabu, 01 April 2026 | 14:55 WIB

Demo 'No Kings' Meledak di AS, 8 Juta Orang Turun Ke Jalan Tolak Trump

Demo 'No Kings' Meledak di AS, 8 Juta Orang Turun Ke Jalan Tolak Trump

Video | Rabu, 01 April 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!

Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:43 WIB

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:33 WIB

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:30 WIB

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:25 WIB

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:15 WIB

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:05 WIB

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:53 WIB

×