Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit

Bernadette Sariyem

Rabu, 01 April 2026 | 17:14 WIB
Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit
Kolase foto PM Israel Benjamin Netanyahu (kiri), rudal Tomahawk (tengah), dan Presiden AS Donald Trump (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Pengamat militer Igor Korotchenko menyatakan cadangan rudal Amerika Serikat menipis akibat tingginya intensitas serangan terhadap Iran sejak April 2026.
  • Strategi pertahanan mosaik Iran berhasil mempertahankan posisi strategis dan membuat tujuan militer Amerika Serikat sulit tercapai secara efektif.
  • Ketegangan muncul karena Israel menolak berpartisipasi dalam operasi darat, memicu dilema politik bagi Amerika Serikat dalam melanjutkan konflik.

Suara.com - Kekuatan militer konvensional Amerika Serikat, dilaporkan mulai mencapai titik nadir dalam kampanye militernya melawan Iran. Sementara Israel memberikan sinyalemen pengkhianatan, tidak mau ikut serta dalam rencana serangan darat ke Iran.

Pengamat militer Rusia, Igor Korotchenko, mengungkapkan Washington kini menghadapi masalah serius terkait menipisnya cadangan persenjataan strategis mereka.

Bukan hanya soal rudal Tomahawk yang terkuras cepat, setiap proyektil yang ditembakkan ke arah Iran kini menggerogoti cadangan pertahanan udara dan rudal AS secara simultan.

“Ini memang masalah yang dirasakan sangat akut oleh orang Amerika saat ini,” ujar Korotchenko kepada Sputnik, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan analisis dokumen anggaran Angkatan Laut, AS menghabiskan rata-rata 850 rudal jelajah Tomahawk per bulan.

Dengan laju konsumsi sebesar itu, Amerika Serikat diperkirakan hanya memiliki sisa pasokan untuk sekitar tiga bulan ke depan.

Kondisi ini diperparah oleh fakta bahwa Washington seolah berjuang sendirian tanpa dukungan koalisi besar seperti pada era perang sebelumnya.

Korotchenko menekankan bahwa situasi ini sangat berbeda dengan keterlibatan AS di masa lalu.

“Ini adalah jenis konflik yang sama sekali berbeda. Sebelumnya, semua perang yang ia jalani di Yugoslavia dan Irak adalah operasi koalisi dengan negara-negara NATO dan negara-negara sekutu,” katanya.

baca juga

Kegagalan Destabilisasi dan Ketangguhan Iran

Satu bulan setelah kampanye militer dimulai, tujuan strategis Amerika Serikat di Iran dinilai masih jauh dari jangkauan.

Teheran terbukti tidak mudah goyah, masyarakatnya justru semakin bersatu melawan serangan eksternal.

Selain itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC, dilaporkan masih mempertahankan cadangan rudal yang cukup, termasuk sistem terbaru yang disimpan dengan aman di fasilitas bawah tanah yang sulit ditembus.

Iran menerapkan apa yang disebut sebagai "pertahanan mosaik" dan operasi desentralisasi.

Strategi ini membuat setiap serangan lanjutan dari AS menjadi sangat mahal, dan hasilnya tidak pasti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:42 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:19 WIB

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:46 WIB

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:41 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×