Bakal Gempur Iran hingga 3 Pekan ke Depan, Trump: Kami Akan Membawa Mereka Kembali ke Zaman Batu

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 02 April 2026 | 15:37 WIB
Bakal Gempur Iran hingga 3 Pekan ke Depan, Trump: Kami Akan Membawa Mereka Kembali ke Zaman Batu
Presiden AS Donald Trump. [X/Potus]
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump menyatakan militer AS hampir menyelesaikan target strategis dalam Operasi Epic Fury di Iran pada Rabu.
  • Konflik sejak 28 Februari menyebabkan 1.340 kematian di Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, serta 13 personel militer AS.
  • AS mengancam menghancurkan infrastruktur energi Iran dan mendesak negara lain mengamankan Selat Hormuz jika negosiasi menemui kegagalan.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa militer AS hampir menyelesaikan seluruh target strategisnya di Iran melalui "Operasi Epic Fury". Trump mengeklaim gerak militer dalam beberapa pekan terakhir telah membuahkan hasil yang signifikan.

"Malam ini, saya senang mengatakan bahwa tujuan strategis inti ini hampir selesai," kata Trump dalam pidatonya mengenai Operasi Epic Fury, Rabu (1/4).

Menurut Trump, dalam empat pekan terakhir, militer AS telah meraih "kemenangan yang cepat, menentukan, dan luar biasa." Ia menegaskan bahwa operasi akan terus berlanjut hingga seluruh misi tuntas sepenuhnya.

"Sejak awal Operasi Epic Fury, kami akan terus berlanjut hingga tujuan tercapai. Sekarang, kami berada di jalur untuk segera menyelesaikan semua tujuan militer," tuturnya.

Lebih lanjut, Trump melontarkan peringatan keras bagi pihak lawan. Ia mengisyaratkan adanya peningkatan eskalasi serangan dalam waktu dekat jika perlawanan masih berlanjut.

"Kami akan menyerang mereka sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Kami akan membawa mereka kembali ke Zaman Batu, tempat mereka seharusnya berada,” tegas Trump.

Eskalasi Konflik dan Korban Jiwa

Ketegangan besar ini bermula sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran merespons dengan meluncurkan gelombang serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi markas aset militer Amerika Serikat.

baca juga

Dalam pertempuran ini, sebanyak 13 personel militer AS dilaporkan tewas dan sekitar 303 lainnya luka-luka. Trump secara khusus memberikan penghormatan bagi para prajurit yang gugur.

"Kini kita harus menghormati mereka dengan menyelesaikan misi tersebut," katanya, mengenang 13 personel yang "mengorbankan nyawa mereka dalam pertempuran ini."

Serangan rudal Iran menghantam kota Dimona dan Arad di selatan Israel pada Sabtu (21/3/2026), melukai lebih dari 100 orang dan memicu eskalasi baru dalam perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. [Tangkap layar X]
Serangan rudal Iran menghantam kota Dimona dan Arad di selatan Israel pada Sabtu (21/3/2026), melukai lebih dari 100 orang dan memicu eskalasi baru dalam perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. [Tangkap layar X]

Ancaman Pembangkit Listrik dan Ladang Minyak

Terkait diplomasi, Trump menyebut pembicaraan dengan pihak Iran masih berlangsung. Namun, ia memberikan ancaman akan menghancurkan infrastruktur energi Iran jika kesepakatan gagal dicapai.

"Kami belum menyerang ladang minyak mereka, meski itu target paling mudah, karena itu tak memberi mereka peluang untuk bertahan. Namun, kami bisa menyerangnya dan itu akan hilang," ancamnya.

Trump juga menegaskan bahwa AS kini hampir sepenuhnya berhenti mengimpor minyak melalui Selat Hormuz dan tidak berencana melakukannya lagi di masa depan. Ia menyebut kondisi Iran saat ini sudah "hancur secara militer dan ekonomi."

Terkait keamanan jalur pelayaran global, Trump mendesak negara-negara lain untuk ikut menjaga Selat Hormuz atau beralih membeli minyak dari AS. Ia bahkan menyarankan negara-negara yang kesulitan energi untuk "mengumpulkan keberanian" dan "merebut" kendali di selat tersebut.

"Bagian tersulit telah selesai. Ketika konflik berakhir, selat itu akan terbuka dengan sendirinya," pungkas Trump. (Antara/Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:39 WIB

Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO

Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×