Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 03 April 2026 | 07:01 WIB
Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia
Selat Hormuz
baca 10 detik
  • Iran membebaskan biaya transit Selat Hormuz bagi kapal Malaysia sebagai tanda persahabatan.

  • Kapal milik Pertamina Indonesia juga mendapatkan pertimbangan positif keamanan untuk melintasi wilayah konflik.

  • Pembatasan Selat Hormuz hanya berlaku bagi negara yang menyerang atau memusuhi kedaulatan Iran.

Pemerintah Iran telah melakukan peninjauan mendalam terhadap permohonan yang diajukan oleh pihak berwenang Malaysia.

Hasilnya, otoritas Teheran memastikan bahwa kapal-kapal tersebut akan segera diizinkan untuk melanjutkan perjalanan mereka.

"Kami menerima informasi dari Menteri Luar Negeri Malaysia sejumlah kapal Malaysia ada di Teluk Persia dan ingin melintas," kata dia.

Bagi Iran, memfasilitasi pergerakan kapal dari negara yang dianggap rekan bukanlah sebuah kendala yang berarti.

Hubungan bilateral yang harmonis menjadi kunci utama di balik keputusan strategis yang diambil oleh Iran.

"Itu bukan masalah, sebagai negara sahabat Malaysia, dan negara-negara sahabat bisa melewati selat," ungkap dia.

Nasrabadi juga memberikan jawaban tegas ketika ditanya mengenai aspek finansial dari izin transit tersebut.

Pihaknya menjamin tidak akan ada penarikan biaya apa pun bagi kapal Malaysia yang melakukan transit.

"Tentu (bebas biaya). Kami tidak akan mengenai biaya," ujar dia.

baca juga

Penjelasan ini memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi perusahaan pelayaran yang armadanya tertahan di sana.

Nasrabadi kemudian meluruskan persepsi dunia mengenai status penutupan Selat Hormuz yang menjadi perbincangan hangat.

Ia membantah bahwa jalur perdagangan dunia tersebut ditutup secara total untuk seluruh aktivitas pelayaran internasional.

Menurutnya, pihak Iran hanya memberlakukan pembatasan ketat bagi negara-negara tertentu yang dianggap sebagai ancaman.

"Jika Anda menyerang Iran, Anda tak bisa memakai selat ini. Tapi, kita tidak menutup," imbuh Dubes Iran ini.

Setidaknya terdapat tujuh unit kapal berbendera Malaysia yang sempat menunggu kepastian untuk bisa melintas.

Kondisi keamanan di Selat Hormuz juga berdampak pada dua kapal milik Pertamina, yakni Pride dan Gamsunoro.

Hingga saat ini, kedua kapal berukuran besar tersebut masih terpantau berada di perairan Teluk Arab.

Pihak Pertamina International Shipping terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak berwenang guna mencari solusi terbaik.

Vega Pita selaku perwakilan manajemen menyatakan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia terus berjalan secara berkala.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh kru yang berada di atas kapal tersebut.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa seluruh awak kapal dalam kondisi sehat dan logistik mereka masih mencukupi.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri juga telah mendapatkan sinyal positif dari pihak Teheran.

Vahd Nabyl mengonfirmasi bahwa Iran memberikan pertimbangan baik terhadap permohonan perlindungan kapal milik Indonesia.

Namun, masih ada beberapa prosedur teknis yang harus diselesaikan oleh Pertamina sebelum kapal diberangkatkan.

Langkah selanjutnya mencakup verifikasi asuransi serta kesiapan mental dan fisik dari seluruh personel kapal.

Hal ini penting dilakukan mengingat situasi di wilayah tersebut masih sangat dinamis dan sulit diprediksi.

KBRI Tehran terus mengawal proses ini agar tidak terjadi kesalahan komunikasi saat kapal mulai bergerak.

Posisi Selat Hormuz menjadi sangat vital karena fungsinya sebagai urat nadi distribusi energi global dunia.

Ketegangan meningkat drastis sejak serangan balasan Iran terhadap Israel dan aset militer Amerika Serikat.

Blokade atau pembatasan di selat tersebut digunakan Iran sebagai instrumen tekanan terhadap pihak-pihak yang memusuhi mereka.

Dunia internasional kini terus memantau setiap perkembangan yang terjadi di jalur sempit namun strategis tersebut.

Bagi negara sahabat seperti Malaysia dan Indonesia, jalur diplomasi menjadi kunci keselamatan di tengah badai konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Media Malaysia Ikut Soroti Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Media Malaysia Ikut Soroti Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 17:30 WIB

Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Pilot AS Dipulangkan Dalam Peti Mati, TNI Janji Sikat Habis Kelompok OPM Penembak di Yahukimo

Pilot AS Dipulangkan Dalam Peti Mati, TNI Janji Sikat Habis Kelompok OPM Penembak di Yahukimo

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:20 WIB

Pensiunan Tentara Angkatan Darat Ditembak Mati di Walmart, Perkara Rebutan Parkir Sama Cewek

Pensiunan Tentara Angkatan Darat Ditembak Mati di Walmart, Perkara Rebutan Parkir Sama Cewek

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:12 WIB

Tak Berkutik! KPK Tangkap Bupati Langkat di Rumah Pribadi, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel

Tak Berkutik! KPK Tangkap Bupati Langkat di Rumah Pribadi, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:02 WIB

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:53 WIB

Media AS Sorot Sepasang Kekasih Asal Aceh Dicambuk karena Ciuman di TikTok

Media AS Sorot Sepasang Kekasih Asal Aceh Dicambuk karena Ciuman di TikTok

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:48 WIB

Jamin Kesejahteraan Masa Tua, Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun untuk Atlet

Jamin Kesejahteraan Masa Tua, Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun untuk Atlet

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:36 WIB

Pukat UGM Desak Kejagung Usut Semua SPPG, Termasuk yang Dikelola Aparat

Pukat UGM Desak Kejagung Usut Semua SPPG, Termasuk yang Dikelola Aparat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:28 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Disebut Jadi Momentum Merayakan Transformasi Polri

HUT Bhayangkara ke-80, Disebut Jadi Momentum Merayakan Transformasi Polri

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:24 WIB

Skandal MBG Seret Jenderal Polisi, Bukti Bahaya Ketika TNI-Polri Aktif Duduki Jabatan Sipil

Skandal MBG Seret Jenderal Polisi, Bukti Bahaya Ketika TNI-Polri Aktif Duduki Jabatan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:21 WIB

Qodari Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian: Harga Pupuk Turun, Kesejahteraan Petani Naik

Qodari Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian: Harga Pupuk Turun, Kesejahteraan Petani Naik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:19 WIB

×