Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

Liberty Jemadu

Jum'at, 03 April 2026 | 09:22 WIB
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
Dewan Keamanan PBB pada Jumat (3/4/2026) akan menggelar pemungutan suara untuk memutuskan pengerahan kekuatan militer di Selat Hormuz yang ditutup Iran. [Handout/Sekretariat Presiden]
baca 10 detik
  • Dewan Keamanan PBB akan melakukan pemungutan suara hari ini untuk memutuskan pengerahan militer guna membuka kembali Selat Hormuz.
  • Resolusi yang diajukan Bahrain bertujuan mengizinkan penggunaan segala sarana pertahanan untuk mengamankan jalur perdagangan minyak internasional tersebut.
  • Persetujuan resolusi memerlukan dukungan minimal sembilan anggota tanpa adanya veto dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Suara.com - Dewan Keamanan PBB pada hari ini, Jumat (3/4/2026) akan menggelar pemungutan suara untuk memutuskan pengerahan kekuatan militer di Selat Hormuz, jalur perdagangan dunia yang ditutup Iran sejak negara itu diserang Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Bahrain, yang kini memimpin Dewan Keamanan PBB, telah menyusun resolusi tentang perlindungan jalur perdagangan Selat Hormuz dan proposal ini yang akan menjadi objek voting pada pertemuan hari ini.

Jika resolusi Bahrain ini disetujui oleh Dewan Keamanan PBB - lembaga yang paling berkuasa dan menentukan di organisasi internasional terbesar di dunia itu - maka Iran harus bersiap menghadapi kekuatan militer internasional di Selat Hormuz.

Dilansir dari Reuters, draf resolusi itu mengizinkan penggunaan "segala sarana pertahanan" untuk membuka kembali jalur perdagangan yang dilewati oleh sekitar 20 persen minyak dunia.

"Kami menantikan kesatuan sikap dari dewan yang terhormat ini dalam pemungutan suara atas rancangan resolusi yang akan dilaksanakan besok, insyaallah," kata Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani pada Kamis kemarin.

Al Zayani mengatakan aksi bersama dunia internasional diperlukan karena Iran telah mengendalikan jalur perdagangan internasional di Selat Hormuz secara ilegal dan sewenang-wenang. Aksi Iran itu, kata dia, merugikan dunia dan harus direspons dengan tuntas.

Resolusi Bahrain ini disokong oleh dunia Arab. Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa mereka mendukung usul Bahrain.

Sementara Inggris, pada Kamis kemarin, menggelar pertemuan dengan lebih dari 40 negara untuk membahas rencana pengerahan militer di Selat Hormuz untuk menjamin lalu-lintas keamanan kapal-kapal dagang. Inggris juga mendukung resolusi dari Bahrain.

Adapun resolusi tersebut, agar bisa diterima dan dilaksanakan, harus diterima setidaknya oleh 9 dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB. Dan yang terpenting, tidak satu pun dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB - yakni AS, Rusia, China, Inggris dan Prancis - yang mengajukan veto.

baca juga

Duta Besar China untuk PBB Fu Chong sebelumnya sudah menolak penggunaan cara-cara militer untuk membuka kembali Selat Hormuz. Ia mengatakan pengerahan militer yang disetujui PBB hanya akan menambah eskalasi konflik yang sedang berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:25 WIB

Terkini

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

×