Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 03 April 2026 | 11:12 WIB
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
Pemerintah Indonesia memastikan percepatan repatriasi jenazah tiga prajurit penjaga perdamaian yang gugur di Lebanon. (Gemini)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia memastikan pemulangan tiga jenazah prajurit yang gugur di Lebanon berjalan lancar.

  • Proses repatriasi menghadapi tantangan berat akibat meningkatnya eskalasi serangan militer Israel di Lebanon.

  • Ketiga prajurit TNI tersebut mendapatkan penghormatan terakhir dari UNIFIL di Bandara Internasional Beirut.

Suara.com - Negara memberikan jaminan penuh untuk memfasilitasi kepulangan tiga personel TNI penjaga perdamaian asal Indonesia yang wafat saat bertugas.

Kabar duka ini dikonfirmasi melalui pernyataan resmi Perwakilan Tetap RI di New York yang dirilis Jumat ini.

Momen pelepasan serta penghormatan terakhir bagi para ksatria bangsa telah dilangsungkan di Beirut kemarin pagi.

Bandara Internasional Rafic Hariri menjadi lokasi sakral berlangsungnya seremoni militer bagi para pahlawan perdamaian tersebut.

Kepala Pasukan UNIFIL memimpin langsung jalannya prosesi sebagai wujud apresiasi tertinggi atas dedikasi mereka selama ini.

Upacara Penghormatan Terakhir di Lebanon

Ketiga personel tersebut telah memberikan sumbangsih besar dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah konflik internasional.

Pemerintah terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa demi kelancaran proses pemulangan ke tanah air.

Target utama otoritas terkait adalah memastikan jenazah tiba di Indonesia pada minggu pertama bulan April.

baca juga

Langkah koordinasi ini sangat krusial mengingat kondisi di lapangan yang penuh dengan ketidakpastian keamanan.

Hambatan Logistik di Zona Konflik

Mengirimkan jenazah dari wilayah perang memiliki kompleksitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan prosedur pada umumnya.

Dalam situasi yang kondusif, penerbangan dari Beirut menuju Jakarta biasanya memakan waktu sekitar tujuh belas jam.

Kini durasi tersebut bisa berubah akibat terbatasnya akses jalur udara dan darat di wilayah Lebanon.

Meningkatnya eskalasi serangan militer oleh pihak Israel di bagian selatan Lebanon memperburuk situasi keamanan setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:53 WIB

Terkini

Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim

Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:51 WIB

Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?

Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:51 WIB

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:33 WIB

Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:20 WIB

OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026

OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:11 WIB

Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan

Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:00 WIB

Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal

Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:43 WIB

Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei

Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:23 WIB

Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam

Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:13 WIB

UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:00 WIB

×