Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
Ilustrasi Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani. (pixabay.com)
baca 10 detik
  • BPDLH berkolaborasi dengan sektor swasta memperkuat rantai pasok kakao dan kopi melalui pembiayaan hijau berbasis agroforestri.
  • Skema dukungan modal dan pendampingan teknis ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha serta kesejahteraan kelompok tani hutan rakyat.
  • Program ini telah menjangkau ratusan petani di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan akses pasar dan stabilitas ekonomi.

Suara.com - Kolaborasi pembiayaan hijau di sektor kehutanan dan agroforestri kian diperkuat, seiring kebutuhan menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Skema yang menggabungkan akses modal, pendampingan teknis, dan kepastian pasar mulai didorong sebagai solusi terintegrasi.

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) menggandeng perusahaan global dan offtaker, yakni PT Mars Symbioscience Indonesia bersama PT Olam Food Ingredients (OFI) Indonesia dan PT Papandayan Cocoa Industries (Barry Callebaut).

Kerja sama ini menargetkan penguatan rantai pasok kakao dan kopi berbasis agroforestri yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani. (Dok. Istimewa)
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani. (Dok. Istimewa)

Melalui sinergi ini, dukungan teknis dari sektor swasta diintegrasikan dengan instrumen pembiayaan BPDLH, terutama lewat Fasilitas Dana Bergulir (FDB). Skema ini menyasar kelompok Tani Hutan Rakyat dan Perhutanan Sosial, dengan tujuan memperkuat kapasitas usaha hingga menjadi lebih bankable.

BPDLH juga menerapkan pendekatan blended finance yang menggabungkan pembiayaan dengan pendampingan intensif, sekaligus menghubungkan petani dengan offtaker untuk memastikan akses pasar dan menekan risiko usaha.

Implementasinya telah menjangkau ratusan petani, mulai dari 500 petani kakao di Luwu Utara dan Luwu Timur, 200 petani kakao di Lampung Timur dan Pesawaran, hingga 150 petani kopi di Jember dan Tanggamus. Selain itu, skema ini juga diterapkan pada kelompok tani di Kediri melalui program tunda tebang mangga podang.

Kolaborasi juga diperluas ke pemerintah daerah, salah satunya melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang menyasar ratusan petani hutan di Bulungan dan Malinau.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Catur Endah Prasetiani, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan petani. “Kelompok tani hutan perlu berkembang menjadi entitas usaha yang profesional, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu mengelola dana bergulir secara optimal dan bertanggung jawab,” ujarnya.

baca juga

Sementara itu, Direktur Utama BPDLH Joko Tri Haryanto menekankan bahwa skema ini tidak hanya soal pembiayaan. “Kami tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga membangun rekam jejak finansial dan literasi keuangan petani,” katanya.

Ke depan, inisiatif ini diharapkan menjadi model pembiayaan hijau yang dapat direplikasi lebih luas. Dengan pendekatan agroforestri dan skema tunda tebang, upaya menjaga fungsi ekologis hutan dinilai bisa berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Sistem Agroforestri Menghidupkan Kembali Lahan Bekas Tambang di Malang?

Bagaimana Sistem Agroforestri Menghidupkan Kembali Lahan Bekas Tambang di Malang?

News | Jum'at, 07 November 2025 | 13:03 WIB

Pembiayaan Iklim Jadi Tantangan, Indonesia Butuh USD 28 Miliar untuk Transisi Hijau

Pembiayaan Iklim Jadi Tantangan, Indonesia Butuh USD 28 Miliar untuk Transisi Hijau

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:49 WIB

Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, BI Salurkan Pembiayaan Hijau Tembus Rp 33,7 Triliun

Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, BI Salurkan Pembiayaan Hijau Tembus Rp 33,7 Triliun

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 09:19 WIB

Terkini

Sosok Besar Eks Anak Buah Megawati di Karier Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto

Sosok Besar Eks Anak Buah Megawati di Karier Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Superbank Gelontorkan Pembiayaan Untuk 200 Mobil Listrik ke Grab

Superbank Gelontorkan Pembiayaan Untuk 200 Mobil Listrik ke Grab

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Review Film Galaksi: Luka Tersembunyi di Balik Sikap Keras Seseorang

Review Film Galaksi: Luka Tersembunyi di Balik Sikap Keras Seseorang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Inovasi Sistem Daya 48V Microchip Hadirkan Pemantauan Energi Cerdas

Inovasi Sistem Daya 48V Microchip Hadirkan Pemantauan Energi Cerdas

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Pamer AI Registrasi Bansos Buatan Lokal, Luhut: Dipuji Profesor Dunia

Pamer AI Registrasi Bansos Buatan Lokal, Luhut: Dipuji Profesor Dunia

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Anime Slow Living Berjudul Hirayasumi Ungkap Seiyuu Utama lewat Teaser Baru

Anime Slow Living Berjudul Hirayasumi Ungkap Seiyuu Utama lewat Teaser Baru

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala

Perlindungan Anak di Kuansing Disorot Staf Presiden, Pemkab Ungkap Kendala

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:09 WIB

SMARTFREN 5G Fun Run Palembang, Ajak Lebih dari 1.000 Peserta Rasakan Serunya Olahraga Lari

SMARTFREN 5G Fun Run Palembang, Ajak Lebih dari 1.000 Peserta Rasakan Serunya Olahraga Lari

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Stop Merasa Nggak Enakan! Ini Alasan Perempuan Wajib Berani Nego Gaji Saat 'Interview'

Stop Merasa Nggak Enakan! Ini Alasan Perempuan Wajib Berani Nego Gaji Saat 'Interview'

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Blok M Segera Disulap Jadi Ruang Terpadu, Pasar Baru hingga Kota Tua Menyusul

Blok M Segera Disulap Jadi Ruang Terpadu, Pasar Baru hingga Kota Tua Menyusul

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:08 WIB

×