Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
Ilustrasi perang Iran dan Israel-AS. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Upaya mediasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran menemui jalan buntu akibat penolakan keras pihak Teheran.
  • Iran menolak perundingan karena menginginkan penghentian perang secara total, bukan sekadar gencatan senjata sementara yang ditawarkan Washington.
  • Konflik militer yang terjadi memicu blokade di Selat Hormuz yang berpotensi menyebabkan krisis energi global dan kenaikan harga.

Suara.com - Harapan akan terciptanya perdamaian di Timur Tengah kini berada di ujung tanduk. Upaya negara-negara kawasan untuk memediasi gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan menemui jalan buntu, menyusul penolakan keras dari pihak Teheran.

Laporan terbaru dari The Wall Street Journal pada Jumat (01/03), mengungkapkan bahwa mediasi yang diusahakan berbagai pihak belum membuahkan hasil. Iran secara tegas menutup pintu dialog untuk saat ini.

"Iran telah memberi tahu para mediator tentang keengganannya untuk bertemu dengan pejabat AS di Pakistan dalam beberapa hari mendatang, karena menurut mereka tuntutan Washington tidak dapat diterima," tulis laporan tersebut mengutip sumber mediator.

Meski situasi mendingin di meja perundingan, Mesir dan Turki dilaporkan masih terus bergerak di balik layar. Kedua negara ini mencoba memfasilitasi dialog dengan menawarkan lokasi alternatif yang dianggap lebih netral guna mencairkan ketegangan.

Doha (Qatar) dan Istanbul (Turki) muncul sebagai kandidat kuat tempat pertemuan potensial bagi kedua musuh bebuyutan tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh mediator.

Teheran Pilih Perang Berhenti Total, Bukan Gencatan Senjata

Sikap keras Iran didasari oleh prinsip diplomatik mereka yang enggan berkompromi pada solusi jangka pendek. Kepala misi diplomatik Iran di Kairo, Mojtaba Ferdosipour, menegaskan posisi negaranya kepada RIA Novosti.

Garda Revolusi Iran klaim serang wilayah di Arab Saudi yang menjadi lokasi ratusan pilot AS. Komandan Majid Mousavi sebut 200 personel jadi target rudal dan drone. [Dok. Haberler]
Garda Revolusi Iran klaim serang wilayah di Arab Saudi yang menjadi lokasi ratusan pilot AS. Komandan Majid Mousavi sebut 200 personel jadi target rudal dan drone. [Dok. Haberler]

Ia menyatakan bahwa "Iran hanya akan menyetujui pengakhiran perang sepenuhnya dan menentang gencatan senjata."

Senada dengan hal tersebut, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, pada Rabu (26/02) juga membantah klaim sepihak dari Presiden AS Donald Trump yang menyebut Teheran mulai goyah dan meminta gencatan senjata.

baca juga

Ketegangan diplomatik ini merupakan buntut dari aksi militer terbuka. Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran, yang memicu kerusakan signifikan dan jatuhnya korban sipil.

Iran membalas serangan tersebut dengan menghujani wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah dengan proyektil.

Kini, dunia mulai merasakan dampak nyata dari konflik ini. Eskalasi militer telah memicu blokade de facto di Selat Hormuz—urat nadi utama pengiriman minyak dan gas alam cair global. Jika blokade ini berlanjut, krisis energi global diprediksi akan semakin parah seiring meroketnya harga minyak dunia. (Antara/ Sputnik)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya

5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 19:10 WIB

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 15:33 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×