Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab

Bernadette Sariyem | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 19:24 WIB
Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
Seorang warga Yahudi Iran tengah menatap Sinagoge Rafi-Nia, Teheran, Iran, yang hancur dibom Israel, Selasa (7/4/2026). Tampak pula Tanakh, kitab suci Yahudi di antara puing-puing sinagoge itu (kanan). [MEHR News Agency]
  • Serangan udara Israel dan Amerika Serikat menghancurkan Sinagoge Rafi-Nia di pusat kota Teheran pada Senin, 6 April malam.
  • Ledakan tersebut mengakibatkan kehancuran total bangunan sinagoge serta merusak sejumlah bangunan tempat tinggal yang berada di sekitarnya.
  • Gempuran di berbagai wilayah Iran tersebut menewaskan lebih dari 15 orang dan menghancurkan sejumlah fasilitas penting lainnya.

Suara.com - Serangan agresi terbaru dari Israel dan Amerika Serikat telah menghancurkan satu sinagoge atau tempat ibadah umat Yahudi di jantung kota Teheran, Iran.

Insiden ini terjadi di tengah gelombang serangan sejak Senin (6/4) malam, yang menghantam berbagai wilayah di Iran dan menewaskan lebih dari 15 orang.

Media lokal Iran melaporkan, kehancuran tempat ibadah tersebut menjadi pukulan telak bagi keragaman budaya dan agama di Teheran.

“Menurut informasi awal, Sinagoge Rafi-Nia ... hancur total dalam serangan pagi ini,” lapor surat kabar Shargh.

Berdasarkan laporan dari kantor berita semi-pemerintah Mehr, Sinagoge Rafi-Nia hancur ketika sebuah bangunan tempat tinggal yang berada tepat di sebelahnya menjadi sasaran serangan udara.

Lokasi gedung yang berada di pusat kota Teheran dengan struktur jalan yang sempit, memperparah dampak ledakan.

Getaran dan runtuhan bangunan menyebabkan kerusakan parah tidak hanya pada target utama, tetapi juga pada bangunan-bangunan di sekitarnya.

Puing-Puing dan Kitab Suci yang Berserakan

Rekaman video yang beredar memperlihatkan petugas pertahanan sipil sedang bekerja keras di tengah reruntuhan bangunan.

Pemandangan memilukan terlihat ketika buku-buku berbahasa Ibrani ditemukan berserakan di tanah, tertimbun debu dan puing-puing beton.

Para petugas berusaha mengevakuasi sisa-sisa artefak keagamaan yang masih bisa diselamatkan dari lokasi kejadian.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa karena sempitnya jalan-jalan yang mengelilingi bangunan yang diserang, bagian luar dan dalam bangunan di dekatnya juga mengalami "kerusakan parah".

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa spesifik dari dalam area sinagoge tersebut, namun kerusakan fisik bangunan dinyatakan mencapai seratus persen.

Homayoun Sameh, seorang perwakilan Yahudi di Majelis Permusyawaratan Islam (Parlemen Iran), menyampaikan pesan duka sekaligus kecaman keras melalui sebuah video yang dipublikasikan di Telegram oleh outlet berita resmi IRIB News.

“Rezim Zionis tidak menunjukkan belas kasihan kepada komunitas ini selama hari raya Yahudi dan menargetkan salah satu sinagoge kuno dan suci kami. Sayangnya, selama serangan ini, bangunan sinagoge hancur total dan gulungan Taurat kami tertinggal di bawah reruntuhan,” ujar Sameh dalam pernyataan resminya.

Tanakh, kitab suci Yahudi, berserakan di antara puing-puing Sinagoge Rafi-Nia, Teheran, Iran, yang hancur dibom Israel, Selasa (7/4/2026). [MEHR News Agency]
Tanakh, kitab suci Yahudi, berserakan di antara puing-puing Sinagoge Rafi-Nia, Teheran, Iran, yang hancur dibom Israel, Selasa (7/4/2026). [MEHR News Agency]

Jejak Komunitas Yahudi di Iran

Kehancuran Sinagoge Rafi-Nia menjadi sorotan internasional karena posisi unik komunitas Yahudi di Iran.

Yudaisme adalah salah satu agama minoritas yang diakui secara hukum oleh konstitusi Iran.

Meskipun banyak anggota komunitas Yahudi melarikan diri setelah Revolusi Islam 1979, Iran masih menjadi rumah bagi komunitas Yahudi terbesar di Timur Tengah di luar Israel.

Walaupun tidak ada angka resmi yang tersedia secara publik, diperkirakan masih ada beberapa ribu orang Yahudi yang menetap di Iran.

Mereka memiliki perwakilan di parlemen dan menjalankan kehidupan beragama secara aktif.

Surat kabar Shargh menyebut Sinagoge Rafi-Nia sebagai "salah satu tempat paling penting bagi orang Yahudi Khorasan untuk berkumpul dan merayakan hari besar," merujuk pada komunitas Yahudi yang berasal dari provinsi timur laut Iran.

Korban Jiwa Terus Bertambah di Berbagai Kota

Serangan semalam tidak hanya menyasar pusat kota Teheran. Media lokal melaporkan bahwa setidaknya 15 orang tewas di berbagai titik akibat gempuran udara tersebut.

Sementara di kota Pardis, yang terletak di sebelah timur Teheran, enam jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan yang terkena hantaman rudal.

Sementara itu, di kota Shahriar yang berada di bagian barat provinsi Teheran, otoritas setempat melaporkan sembilan orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam kawasan pemukiman warga.

Ketegangan yang terus meningkat ini membuat warga di kota-kota besar Iran berada dalam kondisi siaga tinggi, sementara dunia internasional memperhatikan dengan cemas bagaimana eskalasi ini akan berdampak pada stabilitas global.

Serangan yang menghancurkan tempat ibadah ini menambah dimensi baru dalam narasi konflik Iran-Israel.

Bagi banyak pihak, hancurnya sinagoge oleh serangan yang juga melibatkan Israel dianggap sebagai paradoks yang menyakitkan, di mana simbol-simbol keagamaan justru menjadi korban dalam perebutan kekuasaan geopolitik yang kian memanas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak

Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:21 WIB

Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel

Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel

News | Selasa, 07 April 2026 | 18:38 WIB

Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz

Kabar Baik dari Iran, Kapal Tanker Indonesia Dapat Kemudahan Lewati Selat Hormuz

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:55 WIB

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

News | Selasa, 07 April 2026 | 17:15 WIB

Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar

Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 17:17 WIB

Selat Hormuz Tak Lagi Sama: IRGC Umumkan 'Tatanan Baru' yang Mengancam AS dan Israel

Selat Hormuz Tak Lagi Sama: IRGC Umumkan 'Tatanan Baru' yang Mengancam AS dan Israel

Video | Selasa, 07 April 2026 | 17:05 WIB

Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:17 WIB

Terkini

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB