Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

Bernadette Sariyem

Selasa, 07 April 2026 | 16:17 WIB
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
Warga Iran memegang foto Ayatollah Mojtaba Khamenei. [Khamenei News]
baca 10 detik
  • Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dikabarkan dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di kota Qom sejak Selasa (7/4/2026).
  • Laporan intelijen Amerika dan Israel menyebutkan Mojtaba tidak sadarkan diri, sehingga memicu ketidakpastian serta spekulasi kekosongan kekuasaan di Iran.
  • Kondisi Mojtaba dan penundaan pemakaman Ali Khamenei di Qom memperumit stabilitas politik serta transisi kepemimpinan di tengah situasi perang.

Suara.com - Rahbar atau Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, dilaporkan dalam kondisi kesehatan kritis dan tak sadarkan diri.

The Times, media yang berbasis di Inggris, melaporkan hal itu merujuk pada memo diplomatik yang disusun berdasarkan data intelijen Amerika Serikat dan Israel.

"Mojtaba Khamenei dalam kondisi tidak berdaya. Dia dirawat intensif di kota suci Syiah, Qom," tertulis dalam dokumen tersebut, dikutip hari Selasa (7/4/2026).

Kabar ini mengejutkan publik internasional, mengingat Mojtaba baru saja ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang gugur akibat serangan agresi AS-Israel pada 28 Februari 2026.

Sejak ditunjuk sebagai ayatollah baru,  keberadaan dan kondisi kesehatan Mojtaba terus diselimuti misteri. Memo tersebut mengklaim bahwa kondisi sang pemimpin sangat parah hingga ia kehilangan kesadaran.

Menurut isi dokumen tersebut, kondisi fisik Mojtaba telah "membuatnya tidak dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan rezim", meskipun hingga saat ini klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.

Ketidakpastian di Tengah Kecamuk Perang

Laporan ini pertama kali muncul ke permukaan setelah memo diplomatik tersebut dibagikan kepada sekutu-sekutu di Teluk.

Dokumen ini menjadi catatan pertama yang secara spesifik menyebutkan lokasi keberadaan Mojtaba Khamenei, sejak ia mengambil alih kekuasaan.

baca juga

Ketidakhadirannya dari pandangan publik di tengah situasi perang yang sedang berlangsung, memicu spekulasi luas mengenai siapa sebenarnya yang menjalankan roda pemerintahan di Teheran.

Pihak berwenang Iran memang bersikeras Mojtaba tetap memegang kendali penuh. Namun, absennya bukti visual maupun audio yang menunjukkan dirinya sedang bertugas memperkuat dugaan adanya kekosongan kekuasaan.

"Dua pernyataan yang dikaitkan dengan Khamenei telah disiarkan di televisi pemerintah Iran sejak perang dimulai, tetapi tidak ada audio atau video dirinya berbicara secara langsung yang dirilis," tulis laporan tersebut.

Ketiadaan bukti autentik ini, memberikan ruang bagi kelompok oposisi untuk menyebarkan klaim bahwa sang pemimpin dalam kondisi kritis.

Jika Mojtaba benar-benar tidak mampu memerintah dalam jangka waktu yang lama, banyak analis memprediksi bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) akan mengambil alih kendali secara de facto atas negara tersebut.

Teka-teki Pemakaman Ali Khamenei dan Peran Kota Qom

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang

Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:40 WIB

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:55 WIB

Trump Ingin AS Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz, Geser Dominasi Iran di Jalur Minyak Dunia

Trump Ingin AS Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz, Geser Dominasi Iran di Jalur Minyak Dunia

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:16 WIB

Donald Trump Terancam Jadi Penjahat Perang Jika Hancurkan Infrastruktur Sipil Iran

Donald Trump Terancam Jadi Penjahat Perang Jika Hancurkan Infrastruktur Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:12 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran, Ahli Hukum Sebut Berpotensi Kejahatan Perang

Donald Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran, Ahli Hukum Sebut Berpotensi Kejahatan Perang

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:54 WIB

Piala Dunia 2026 Jadi Mesin Uang Global: Putaran Ekonomi Tembus Rp1200 Triliun

Piala Dunia 2026 Jadi Mesin Uang Global: Putaran Ekonomi Tembus Rp1200 Triliun

Bola | Selasa, 07 April 2026 | 14:48 WIB

Kisah Pilot AS Bertahan Hidup di Wilayah Musuh Saat Pesawat Tempur Meledak Akibat Rudal Iran

Kisah Pilot AS Bertahan Hidup di Wilayah Musuh Saat Pesawat Tempur Meledak Akibat Rudal Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×