Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!

Muhammad Yasir, Novian Ardiansyah

Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB
Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!
Ketakutan melanda pusat wisata dunia saat rudal dan drone menyasar Dubai. Warga serta turis asing terpaksa berlindung di dalam hotel demi keamanan.
baca 10 detik
  • Duta Besar UEA, Abdulla Salem AlDhaheri, menegaskan bahwa konflik dengan Iran merupakan masalah kedaulatan, bukan perang agama.
  • Agresi Iran menyebabkan 13 warga sipil tewas serta kerusakan infrastruktur vital akibat serangan rudal dan drone di kawasan.
  • Ketegangan di Selat Hormuz berpotensi mengganggu pasokan energi global dan berdampak langsung pada kenaikan harga di Indonesia.

Suara.com - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengeluarkan pernyataan tegas guna meluruskan narasi seputar eskalasi konflik di Timur Tengah.

Duta Besar UEA untuk RI, Abdulla Salem AlDhaheri, menegaskan bahwa ketegangan yang melibatkan Iran bukanlah perang agama, melainkan murni persoalan kedaulatan dan pelanggaran hukum internasional.

AlDhaheri membantah klaim sepihak Iran yang menyebut serangan mereka hanya menargetkan pangkalan militer. Berdasarkan data Pemerintah UEA, agresi tersebut justru menyasar infrastruktur sipil dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa di negara-negara tetangga.

"Oleh karena itu, izinkan saya menegaskan satu hal dengan sangat jelas: ini bukan konflik agama. Upaya untuk membingkai konflik ini sebagai perang agama adalah menyesatkan dan tidak mencerminkan realitas yang terjadi. Ini adalah persoalan keamanan, kedaulatan, dan hukum internasional, bukan agama," ungkap AlDhaheri di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Hingga 7 April 2026, AlDhaheri mengungkap sistem pertahanan udara UEA telah mencegat 520 rudal balistik, 26 rudal jelajah, dan 2.221 drone. Meski pertahanan udara bekerja efektif, puing-puing senjata yang jatuh di kawasan permukiman memicu dampak tragis.

"Hal ini mengakibatkan 13 warga sipil meninggal dunia, 217 orang luka-luka, serta kerusakan pada infrastruktur vital seperti bandara, pelabuhan, fasilitas energi, dan kawasan permukiman," jelasnya.

AlDhaheri menekankan bahwa pola ini menunjukkan pergeseran berbahaya Iran yang sengaja menargetkan stabilitas ekonomi kawasan.

Mengapa Negara Arab yang Diserang?

Statistik terbaru UEA menurut AlDhaheri juga menunjukkan fakta mengejutkan, di mana sekitar 85 persen rudal dan drone Iran justru diluncurkan ke arah negara-negara teluk (GCC) dan Yordania. Sementara itu, hanya sekitar 15 persen yang benar-benar diarahkan ke Israel.

baca juga

"Berdasarkan realitas ini, saya mengajak seluruh negara di dunia Islam, termasuk Republik Indonesia dan rakyatnya yang ramah, untuk menilai situasi di Timur Tengah secara seimbang, tanpa dipengaruhi oleh narasi emosional yang bertentangan dengan fakta," tutur AlDhaheri.

Ia pun memuji sikap menahan diri yang ditunjukkan UEA, negara GCC, dan Yordania yang memilih tidak membalas dengan eskalasi serupa demi mencegah pecahnya perang terbuka.

"Kami meyakini bahwa kepemimpinan tidak diukur dari eskalasi, melainkan dari kemampuan untuk mencegah meluasnya konflik," tambahnya.

Dampak Nyata Bagi Ekonomi Indonesia

UEA juga memperingatkan bahwa konflik ini bukan sekadar urusan regional. Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi 20 persen pasokan minyak dan LNG dunia, kini berada dalam ancaman. Mengingat 80-90 persen ekspor tersebut menuju Asia, Indonesia pun terancam terkena dampak langsung.

Dampaknya meliputi lonjakan harga BBM, kenaikan biaya logistik, hingga tekanan berat pada rantai pasok global.

"Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa ini bukan sekadar isu regional, melainkan isu global," tegas AlDhaheri.

Di bawah kepemimpinan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, UEA juga mengaku terus menjalin komunikasi aktif dengan pemimpin dunia, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, guna mendorong de-eskalasi.

Koordinasi juga dilakukan di tingkat Menteri Luar Negeri antara Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan dengan Menlu RI Sugiono.

Hingga kekinian, sebanyak 136 negara dan organisasi internasional telah mengutuk agresi Iran tersebut. AlDhaheri memastikan UEA tetap aman, stabil, dan memiliki ketahanan ekonomi yang sangat tangguh dengan rasio kecukupan modal perbankan mencapai 17 persen.

"Kami akan terus bekerja sama dengan para mitra internasional, termasuk Indonesia, untuk mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz

Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:33 WIB

Donald Trump Desak Pakistan Bujuk Iran Gencatan Senjata Demi Amankan Selat Hormuz dari Krisis Minyak

Donald Trump Desak Pakistan Bujuk Iran Gencatan Senjata Demi Amankan Selat Hormuz dari Krisis Minyak

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:17 WIB

Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone

Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:17 WIB

Terkini

Para Ibu di Desa Kawasi Belajar Mandiri Pangan, Langsung Dari Pekarangan Rumah

Para Ibu di Desa Kawasi Belajar Mandiri Pangan, Langsung Dari Pekarangan Rumah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Arti Hati Berdebar Tiba-tiba Menurut Primbon Jawa vs Gejala Medis Arrhythmia

Arti Hati Berdebar Tiba-tiba Menurut Primbon Jawa vs Gejala Medis Arrhythmia

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Rupiah Tahan Banting, Paling Kuat se-Asia di Level Rp17.889

Rupiah Tahan Banting, Paling Kuat se-Asia di Level Rp17.889

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Isi Lengkap Curhatan 10 Halaman Cristiano Ronaldo: Tuduh Jesus Pembohong dan Pembual

Isi Lengkap Curhatan 10 Halaman Cristiano Ronaldo: Tuduh Jesus Pembohong dan Pembual

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:59 WIB

DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

Bogor | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Cara Menggulung Kabel Setrika agar Serat Dalam Tidak Putus, Jangan Terlalu Kencang

Cara Menggulung Kabel Setrika agar Serat Dalam Tidak Putus, Jangan Terlalu Kencang

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Lionel Messi Tutup Karier Bersama Argentina dengan 126 Gol, 60 Assist, dan 4 Trofi

Lionel Messi Tutup Karier Bersama Argentina dengan 126 Gol, 60 Assist, dan 4 Trofi

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Stok Melimpah, Bahlil Ingin Stop Sementara Aktivitas Produksi Smelter Nikel

Stok Melimpah, Bahlil Ingin Stop Sementara Aktivitas Produksi Smelter Nikel

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Ketika AI Jadi Jalan Pintas, Buku Makin Ditinggalkan

Ketika AI Jadi Jalan Pintas, Buku Makin Ditinggalkan

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:50 WIB

×