Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 13 April 2026 | 17:03 WIB
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
Prabowo-Gibran. [Ist]
baca 10 detik
  • Survei Poltracking Indonesia pada 13 April 2026 menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 74,1 persen.
  • Program Makan Bergizi Gratis serta bantuan pemerintah yang tepat sasaran menjadi faktor utama pendongkrak kepuasan kinerja pemerintah tersebut.
  • Sebanyak 40,7 persen publik menyatakan ketidaksetujuan terhadap keputusan pemerintah bergabung dengan Board of Peace dalam kebijakan luar negeri.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu faktor utama yang mendongkrak tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo – Gibran. Berdasarkan survei Poltracking Indonesia, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo – Gibran berada di angka 74,1 persen.

Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, menyampaikan bahwa kehadiran MBG yang membuat tingkat kepuasan publik cukup signifikan, meski program tersebut sering menuai perdebatan.

“Alasan publik puas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, 23 persen itu disokong oleh kepuasan terhadap makan bergizi gratis. Jadi dengan kontroversi dan perbedaan pandangan berkaitan dengan program ini, tapi ternyata oleh publik secara umum mendapatkan perhatian yang cukup baik,” ujar Masduri dalam konferensi pers virtual, Senin (13/4/2026).

Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut tidak berarti tanpa kritik. Namun, Masduri menyebut, popularitas MBG menjadi salah satu kunci naiknya tingkat kepuasan publik.

Selain MBG, faktor lain yang turut memengaruhi kepuasan publik juga karena bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran. Sebanyak 13,8 persen responden mengaitkan kepuasan mereka dengan aspek tersebut.

Kemudian, berkaitan dengan gaya kepemimpinan juga menjadi pertimbangan publik dalam menilai kinerja pemerintah. Sebagai presiden, Prabowo dinilai punya gaya kepemimpinan yang tegas dan berwebawa. 

"Setidaknya yang terekam di dalam survey ini, persepsi publik masih menganggap Prabowo Subianto itu adalah presiden yang tegas dan berwibawa, meskipun belakangan banyak mendapat di sorotan, berkaitan yang terjadi di timur tengah,” jelasnya.

Isu yang berkaitan dengan Timur Tengah itu salah satunya terkait dengan keputusan pemerintah bergabung ke Board of Peace (BOP).

“Catatan penting bagi pemerintah yang menjadi perhatian khusus, yakni keputusan untuk bergabung dengan Board Of Peace (BOP), 40,7 persen publik mengatakan tidak setuju dengan keputusan tersebut,” ungkap Masduri.

baca juga

Sementara publik yang setuju atas bergabungnya Indonesia ke BOP hanya 13,7 persen. Menurut Masduri, pemerintah juga perlu memperhatikan persepsi publik ini dalam menentukan sikap luar negeri. 

"Bagaimana pun ini juga punya konsekuensi terhadap persepsi publik berkaitan dengan kepuasan terhadap kinerja pemerintah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 16:02 WIB

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:43 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Wardah Sunscreen Moisturizer SPF 35 untuk Kulit Apa? Ini Panduannya agar Tak Salah Pilih

Wardah Sunscreen Moisturizer SPF 35 untuk Kulit Apa? Ini Panduannya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih

Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Menembus Tenda: Mengapa Safe Zone di Gaza Gagal Melindungi Sipil?

Menembus Tenda: Mengapa Safe Zone di Gaza Gagal Melindungi Sipil?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Sekolah Mahal Bukan Jaminan Anak Bebas Bullying, Orang Tua Perlu Lakukan Ini

Sekolah Mahal Bukan Jaminan Anak Bebas Bullying, Orang Tua Perlu Lakukan Ini

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya

Indonesia Resmi Tutup Ekspor Benih Lobster Selamanya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Ube Ternyata Bukan Ubi Ungu? Simak 3 Perbedaan Mendasarnya!

Ube Ternyata Bukan Ubi Ungu? Simak 3 Perbedaan Mendasarnya!

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Renovasi SD Negeri Cipete Utara Tertunda Gara-gara Wacana Gedung 20 Lantai

Renovasi SD Negeri Cipete Utara Tertunda Gara-gara Wacana Gedung 20 Lantai

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar

Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar

Jogja | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel

Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI

Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×