Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
Ilustrasi gempa
  • Gempa magnitudo 6,2 mengguncang wilayah selatan Pulau Hokkaido pada Senin pagi waktu setempat.

  • JMA memperingatkan tingginya risiko tanah longsor dan potensi gempa susulan dalam sepekan.

  • Aktivitas ini terjadi di tengah ancaman peningkatan risiko gempa mega di Jepang utara.

Suara.com - Guncangan gempa tektonik magnitudo 6,2 di Hokkaido Jepang memaksa warga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman longsor di wilayah pegunungan.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengonfirmasi titik pusat lindu berada pada kedalaman 83 kilometer di sisi selatan pulau tersebut.

Dikutip dari AFP, fenomena ini menjadi alarm serius mengingat rentetan aktivitas seismik yang meningkat tajam di wilayah utara Jepang belakangan ini.

Jalan di bagian wilayah perfektur Miyagi rusak akibat gempa Jepang. (Foto: AFP)
Jalan di bagian wilayah perfektur Miyagi rusak akibat gempa Jepang. (Foto: AFP)

Meski tidak memicu gelombang tsunami, getaran yang terjadi pukul 05.23 waktu setempat ini sangat terasa di permukaan.

Pemerintah setempat mulai memetakan zona merah untuk mengantisipasi guguran batu dari lereng bukit yang tidak stabil.

Petugas berwenang memfokuskan pemantauan pada stabilitas tanah di pemukiman yang memiliki kontur curam.

Gempa berkekuatan 7,4 mengguncang wilayah pantai Laut Jepang, Jepang tengah, Senin (1/1/2024). [tangkap layar X]
Gempa berkekuatan 7,4 mengguncang wilayah pantai Laut Jepang, Jepang tengah, Senin (1/1/2024). [tangkap layar X]

"Namun di daerah yang mengalami guncangan kuat, bahaya jatuhnya batu dan tanah longsor lebih besar," kata seorang pejabat JMA.

Estimasi awal menunjukkan kerugian fisik masih dalam skala kecil karena titik gempa berada di area rendah populasi.

Tetapi warga tetap diminta untuk tidak mendekati area perbukitan selama masa tanggap darurat berlangsung.

JMA menegaskan bahwa stabilitas struktur tanah bisa berubah drastis setelah menerima hantaman energi gempa yang signifikan.

Frekuensi guncangan di Jepang diperkirakan masih akan tinggi dalam tujuh hari ke depan.

Otoritas cuaca mengingatkan adanya peluang terjadinya gempa susulan dengan kekuatan yang identik di lokasi yang sama.

Situasi ini menambah ketegangan setelah munculnya peringatan risiko gempa mega dengan kekuatan di atas magnitudo 8,0.

Sebelum guncangan utama pagi ini, tercatat aktivitas seismik magnitudo 5,0 di laut selatan Hokkaido sebagai rangkaian aktivitas tektonik.

Kewaspadaan publik kini berada pada level tertinggi guna meminimalisir dampak korban jiwa akibat pergerakan lempeng aktif.

Aktivitas seismik ini merupakan kelanjutan dari gempa bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada Senin pekan lalu.

Bencana sebelumnya tersebut mengakibatkan enam orang luka-luka serta terjangan tsunami setinggi 80 sentimeter di pelabuhan Iwate.

Jepang secara geografis berada di jalur Cincin Api Pasifik yang membuatnya menjadi wilayah paling rawan gempa di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB

Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma

Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 19:05 WIB

Review Serial Sins of Kujo: Realita Pahit Hukum yang Memihak Para Kriminal

Review Serial Sins of Kujo: Realita Pahit Hukum yang Memihak Para Kriminal

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 20:35 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB