Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 05 Mei 2026 | 16:50 WIB
Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan
Ilustrasi ledakan (shutterstock)
baca 10 detik
  • Ledakan tambang batu bara di Kolombia mengakibatkan sembilan pekerja tewas dan enam selamat.

  • Insiden dipicu akumulasi gas metana meski inspeksi keamanan sudah dilakukan sebelumnya.

  • Otoritas menekankan pentingnya ventilasi dan manajemen debu batu bara di area kerja.

Suara.com - Kematian sembilan pekerja di tambang batu bara La Ciscuda menjadi bukti nyata tingginya risiko keamanan kerja bawah tanah.

Badan Pertambangan Nasional (ANM) melaporkan insiden ini menghancurkan operasional tambang di wilayah Sutatausa, Provinsi Cundinamarca.

Dikutip dari Sputnik, tragedi ini memicu pertanyaan besar mengenai efektivitas pemantauan gas metana yang seharusnya dilakukan secara nonstop.

Sejumlah alat berat dioperasikan untuk mengumpulkan batu bara di salah satu tempat penampungan (stockpile) batu bara kawasan pantai Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Jumat (9/1/2026).  [Antara]
ILUSTRASI Batu bara. [Antara]

Keberhasilan evakuasi enam orang lainnya tidak mampu menutupi duka atas hilangnya nyawa para buruh tambang tersebut.

Data otoritas menunjukkan bahwa hanya sedikit pekerja yang mampu menyelamatkan diri saat ledakan hebat terjadi.

"Enam penambang telah diselamatkan dan sembilan tewas dalam kecelakaan kerja di tambang di Sutatausa, Cundinamarca," kata badan tersebut.

Para korban selamat kini tengah menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan terdekat untuk memulihkan trauma.

Laporan awal menyebutkan bahwa sebanyak 15 orang berada di kedalaman saat ledakan maut itu mengguncang area.

Tambang tersebut secara resmi dioperasikan oleh perusahaan operator bernama Carboneras Los Pinos SAS.

baca juga

Pihak ANM memastikan ledakan dipicu oleh interaksi zat berbahaya di dalam lorong gelap bawah tanah.

Inspeksi teknis pada 9 April sebenarnya telah memberikan sinyal waspada kepada pihak pengelola perusahaan.

Rekomendasi penguatan keselamatan mencakup pembaruan sistem kelembaman untuk menangani penumpukan debu batu bara secara rutin.

Instruksi penutupan bekas tambang dengan emisi metana tinggi juga menjadi poin utama yang harus ditaati.

Ancaman longsor dan potensi ledakan gas telah dipetakan jauh sebelum peristiwa mematikan ini terjadi.

Akumulasi gas metana memerlukan sistem ventilasi yang sangat efektif untuk mencegah tekanan udara mencapai ambang batas.

Kecelakaan tambang di Kolombia sering kali dikaitkan dengan penumpukan gas metana dan debu batu bara yang sangat mudah terbakar di ruang tertutup.

Pemerintah melalui ANM terus melakukan evaluasi pasca-inspeksi teknis terhadap banyak perusahaan tambang untuk meminimalisir risiko kerja.

Kejadian di Sutatausa ini memperpanjang daftar hitam insiden industri ekstrakstif yang membutuhkan perhatian serius pada prosedur keselamatan kerja internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:47 WIB

Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar

Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:38 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Terkini

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

Bri | Senin, 28 September 2026 | 22:04 WIB

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

News | Senin, 28 September 2026 | 22:00 WIB

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:52 WIB

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:44 WIB

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:26 WIB

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

×