Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Muhammad Yasir

Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
Seorang sopir minibus ditemukan tewas dalam mobilnya di Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu (6/5/2026) pagi. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi/pri.
baca 10 detik
  • Seorang sopir minibus ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya di Jalan Outer Ring Road, Jakarta Barat, Rabu, 6 Mei 2026 pagi.
  • Petugas menemukan jenazah dengan kondisi tubuh membiru dan sejumlah obat-obatan di dalam mobil yang mesinnya masih menyala.
  • Polsek Cengkareng kini melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan identitas korban serta penyebab pasti kematian sang pengemudi.

Suara.com - Seorang sopir minibus ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya di Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (6/5/2026) pagi.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membiru dengan mesin kendaraan yang masih dalam posisi menyala.

Petugas di lokasi, Yeni, menjelaskan, tim medis telah mengonfirmasi kematian korban di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan yang tersimpan di bagian dasbor mobil.

"Tim medis sudah menyatakan MD (meninggal dunia). Kondisinya udah biru. Tapi di dasbor mobil tuh ada obat-obatan, jadi mungkin ya bisa jadi (mengidap penyakit). Saya enggak tahu itu obatnya apa," ujar Yeni saat dikonfirmasi.

Penemuan jenazah ini bermula dari laporan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bernama Haris Kuswanto.

Haris yang saat itu sedang bertugas menyapu jalanan sekitar pukul 05.00 WIB mendapat laporan dari pengendara yang melintas mengenai adanya mobil yang menepi lama di pinggir jalan.

"Awalnya saya lagi dinas, penyapuan, tiba-tiba ada pengendara melintas, lapor ke saya itu ada mobil menepi di pinggir jalan. Sudah lapor, saya koordinasi ke Satpam agar ada tindak lanjut, lalu saya ke TKP," ungkap Haris.

Haris menuturkan, setibanya di lokasi ia melihat mesin kendaraan masih menyala, namun pengemudi tampak seperti tertidur dan tidak memberikan respons saat pintu mobil diketuk.

Lantaran pintu terkunci dari dalam, petugas kepolisian dan tim medis terpaksa membobol pintu mobil dengan memecahkan kaca jendela untuk melakukan pemeriksaan.

baca juga

Hingga saat ini, identitas maupun penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Pihak kepolisian masih mendalami temuan obat-obatan di lokasi guna memastikan keterkaitannya dengan kematian sang sopir.

Kekinian, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Reskrim Polsek Cengkareng untuk penyelidikan lebih lanjut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:24 WIB

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:44 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB