Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Galih Prasetyo

Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
Sepuluh ribu warga Gaza hilang tertimbun reruntuhan akibat kegagalan evakuasi selama masa gencatan senjata. (Anadolu)
baca 10 detik
  • Médecins Sans Frontières menuduh Israel sengaja memicu krisis malnutrisi di Gaza melalui pembatasan bantuan kemanusiaan dan infrastruktur.
  • Analisis medis periode 2025-2026 menunjukkan lebih dari separuh ibu hamil di Gaza mengalami malnutrisi akibat blokade tersebut.
  • Kondisi malnutrisi ibu menyebabkan 90 persen bayi lahir prematur dengan risiko kematian tinggi serta gangguan perkembangan kognitif.

Suara.com - Organisasi medis internasional Médecins Sans Frontières atau MSF menuduh Israel sengaja menciptakan krisis malnutrisi di Jalur Gaza melalui pembatasan bantuan makanan dan kebutuhan pokok.

Kondisi tersebut disebut berdampak parah terhadap ibu hamil dan bayi baru lahir di wilayah yang terkepung itu.

Dalam laporan analisis medis yang dipublikasikan Kamis, MSF seperti dikutip dari Al Jazeera, menyebut pembatasan pasokan bantuan kemanusiaan serta serangan terhadap infrastruktur sipil memicu lonjakan kasus kekurangan gizi di Gaza.

Situasi itu meningkatkan risiko kelahiran prematur dan kematian bayi.

MSF menyatakan sebelum perang pecah pada Oktober 2023, kasus malnutrisi di Gaza hampir tidak ditemukan. Namun setelah blokade berkepanjangan dan terbatasnya akses bantuan, kondisi kesehatan warga memburuk drastis.

“Krisis malnutrisi ini sepenuhnya diciptakan,” kata Merce Rocaspana.

PBB ingatkan generasi Gaza bisa hilang akibat putus sekolah. (ANTARA)
PBB ingatkan generasi Gaza bisa hilang akibat putus sekolah. (ANTARA)

“Sebelum perang, malnutrisi di Gaza hampir tidak ada. Selama 2,5 tahun, blokade sistematis terhadap bantuan kemanusiaan dan barang komersial, ditambah situasi tidak aman, sangat membatasi akses terhadap makanan dan air bersih,” lanjutnya.

MSF melakukan analisis berdasarkan data dari empat fasilitas kesehatan di Gaza yang didukung atau dikelola organisasi tersebut sepanjang akhir 2024 hingga awal 2026.

Hasilnya menunjukkan lebih dari separuh perempuan hamil yang dirawat di dua rumah sakit mengalami malnutrisi selama masa kehamilan antara Juni 2025 hingga Januari 2026.

baca juga

Bahkan, seperempat di antaranya masih mengalami kekurangan gizi saat melahirkan.

Dampaknya sangat serius terhadap bayi yang lahir. Sekitar 90 persen bayi dari ibu dengan kondisi tersebut lahir prematur, sementara 84 persen memiliki berat badan lahir rendah.

Menurut WHO, bayi dengan berat badan rendah memiliki risiko kematian 20 kali lebih tinggi dibanding bayi normal.

Mereka juga lebih rentan mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan kognitif.

MSF mengaku pertama kali menemukan kasus malnutrisi anak di Gaza pada Januari 2024, hanya tiga bulan setelah serangan besar Israel dimulai.

Organisasi itu juga mengkritik pusat distribusi bantuan yang dijalankan Gaza Humanitarian Foundation, skema bantuan yang didukung Amerika Serikat dan Israel.

MSF menyebut pusat distribusi tersebut termiliterisasi dan mematikan, serta tidak berjalan efektif.

Data United Nations menunjukkan lebih dari 60 persen warga Palestina di Gaza kini kehilangan tempat tinggal akibat perang.

Sementara penilaian bersama PBB, Bank Dunia, dan Uni Eropa memperkirakan biaya rekonstruksi Gaza dapat menembus lebih dari 71 miliar dolar AS.

Meski gencatan senjata telah diumumkan sejak Oktober tahun lalu, situasi di Gaza masih jauh dari stabil.

Israel disebut terus memperluas penguasaan wilayah, sementara ancaman operasi militer baru kembali mencuat setelah Hamas menolak tuntutan perlucutan senjata total.

Laporan dari lapangan juga menunjukkan bantuan kemanusiaan yang masuk jauh di bawah kebutuhan.

Dari target 600 truk bantuan per hari sesuai kesepakatan gencatan senjata, hanya sekitar 150 truk yang diizinkan masuk ke Gaza setiap harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

The Bride Who Burned The Empire: Kisah Pemberontakan Seorang Putri

The Bride Who Burned The Empire: Kisah Pemberontakan Seorang Putri

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:30 WIB

Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel

Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB

Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA

Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Batam | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Harga HP Realme Terbaru Oktober 2026: Dari Seri Termurah Rp1 Jutaan hingga Limited Edition

Harga HP Realme Terbaru Oktober 2026: Dari Seri Termurah Rp1 Jutaan hingga Limited Edition

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Harga Pakan Meroket Bikin Peternak Tekor, Mentan Minta Bulog Salurkan 250 Ribu Ton Jagung

Harga Pakan Meroket Bikin Peternak Tekor, Mentan Minta Bulog Salurkan 250 Ribu Ton Jagung

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Pakar Soroti Strategi Bahlil Amankan Energi RI di Tengah Situasi Geopolitik Global

Pakar Soroti Strategi Bahlil Amankan Energi RI di Tengah Situasi Geopolitik Global

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Sunblock vs Sunscreen, Mana yang Lebih Efektif Lindungi Kulit dari Sinar Matahari?

Sunblock vs Sunscreen, Mana yang Lebih Efektif Lindungi Kulit dari Sinar Matahari?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Penjualan Mobil di Indonesia Catatkan Kinerja Positif September 2026

Penjualan Mobil di Indonesia Catatkan Kinerja Positif September 2026

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:31 WIB

7 Cara Membersihkan Air Fryer yang Benar agar Awet dan Bebas Bau

7 Cara Membersihkan Air Fryer yang Benar agar Awet dan Bebas Bau

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Tak Terbebani Rekor Sempurna Persija, Shin Tae-yong: Sama Sekali Tidak

Tak Terbebani Rekor Sempurna Persija, Shin Tae-yong: Sama Sekali Tidak

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:29 WIB

×