Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Mei 2026 | 15:53 WIB
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
Presiden Federasi Sepak Bola Palestina (PFA), Jibril Rajoub. ABBAS MOMANI / AFP
baca 10 detik
  • Jibril Rajoub menolak bersalaman dengan wakil Israel sebagai bentuk protes atas agresi militer.

  • Presiden PFA mendesak FIFA menghapus standar ganda dalam menerapkan sanksi hukum internasional.

  • Infrastruktur olahraga Palestina hancur total akibat serangan yang menewaskan puluhan ribu warga sipil.

Suara.com - Aksi boikot simbolis mewarnai pertemuan petinggi sepak bola dunia saat pemimpin otoritas sepak bola Palestina menunjukkan sikap tegasnya.

Presiden Federasi Sepak Bola Palestina (PFA), Jibril Rajoub, secara terbuka mengabaikan ajakan bersalaman dari utusan Israel di depan pimpinan tertinggi FIFA.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perlawanan nyata terhadap penindasan yang menimpa warga sipil dan perusakan fasilitas olahraga di tanah Palestina.

Para pemain Timnas Palestina. [Yasser Al-Zayyat / AFP]
Para pemain Timnas Palestina. [Yasser Al-Zayyat / AFP]

Rajoub menegaskan bahwa diplomasi di lapangan hijau tidak boleh mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan yang sedang diinjak-injak oleh agresi militer.

Sikap tersebut menjadi sinyal kuat bagi komunitas internasional bahwa normalisasi hubungan olahraga dengan pihak pelanggar hukum internasional adalah hal mustahil.

"Penolakan untuk berjabat tangan bukanlah tindakan protokoler biasa, tetapi posisi yang mencerminkan keyakinan bahwa normalisasi olahraga dengan mereka yang membenarkan serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun," kata Rajoub dalam wawancara dengan Anadolu.

Rajoub merasa bahwa berkomunikasi secara normal dengan pihak yang menutup mata atas kekerasan harian adalah sebuah kemustahilan moral.

Para pemain Timnas Israel. [Andy Buchanan / AFP]
Para pemain Timnas Israel. [Andy Buchanan / AFP]

Baginya, tindakan tersebut bukan sekadar urusan personal, melainkan manifestasi dari kegelisahan rakyat Palestina yang kehilangan hak-hak dasarnya.

Dunia internasional mulai merasakan adanya pergeseran atmosfer yang menunjukkan pengucilan terhadap perwakilan federasi Israel di berbagai forum resmi.

baca juga

Isolasi ini dianggap sebagai awal dari perubahan kesadaran global terhadap isu ketidakadilan yang menimpa atlet dan rakyat Palestina.

"Jelas bahwa ada isolasi yang mengelilingi perwakilan Israel di beberapa kalangan, yang mencerminkan pergeseran bertahap dalam suasana internasional, meskipun belum diterjemahkan menjadi keputusan yang menentukan," tutur Rajoub.

Pihak Palestina kini tengah memperjuangkan tiga poin krusial untuk mendesak FIFA menjatuhkan sanksi tegas kepada Federasi Sepak Bola Israel (IFA).

Salah satu poin utamanya adalah keberadaan klub-klub Israel yang beroperasi secara ilegal di atas tanah pendudukan wilayah Palestina.

Selain itu, dukungan tokoh olahraga Israel terhadap aksi militer dianggap telah mencoreng sportivitas dan misi perdamaian dunia olahraga.

Penghancuran total infrastruktur stadion serta pembatasan ruang gerak atlet Palestina juga menjadi bukti kuat adanya upaya sistematis mematikan olahraga mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026

Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:25 WIB

Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?

Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:54 WIB

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:48 WIB

Terkini

Membaca Bu, Aku Ingin Pelukmu: Beratnya Rindu Ketika Ibu Tak Lagi Ada

Membaca Bu, Aku Ingin Pelukmu: Beratnya Rindu Ketika Ibu Tak Lagi Ada

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Gudang Buku dan Alat Musik SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar, Petugas Damkar Tiba dalam 4 Menit

Gudang Buku dan Alat Musik SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar, Petugas Damkar Tiba dalam 4 Menit

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel

Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel

Sulsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya

Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas

Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Jateng dan Kaltim Teken Kerja Sama Raksasa Rp20,2 Triliun, Pasok Pangan hingga Dukung IKN!

Jateng dan Kaltim Teken Kerja Sama Raksasa Rp20,2 Triliun, Pasok Pangan hingga Dukung IKN!

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:44 WIB

5 HP Murah untuk Orang Tua yang Tidak Ribet, Minim Iklan dan Awet: Mulai 2 Jutaan

5 HP Murah untuk Orang Tua yang Tidak Ribet, Minim Iklan dan Awet: Mulai 2 Jutaan

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Rahasia Garam Desa Les: Mineral Alami dari Tanah Beda dari Garam Biasa

Rahasia Garam Desa Les: Mineral Alami dari Tanah Beda dari Garam Biasa

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:40 WIB

×