Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Fabiola Febrinastri | Tantri Amela Iskandar | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani. (Dok: Bulog)

Suara.com - Dalam tradisi lama dunia militer, korps zeni sering disebut sebagai “penakluk sunyi.” Mereka bukan pasukan yang pertama kali disebut dalam kisah-kisah heroik peperangan. Tetapi tanpa mereka jembatan tidak akan tersambung, jalan tidak akan terbuka, dan pasukan tidak akan pernah sampai ke tujuan. 

Mereka bekerja seperti akar pohon: tersembunyi di bawah tanah, namun menopang seluruh kehidupan di atasnya. Dari rahim pasukan seperti itulah lahir Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani ditempa dgn berbagai penugasan & tantangan alam namun tetap bersahaja.

Lahir pada 9 November 1970 dan dibentuk di kawah Candradimuka taruna Akademi Militer 1993 sebagai Penatarama Genderang Suling Canka Lokananta, Rizal tumbuh & berkembang dalam dunia keprajuritan yang keras, leder ship yg prima & taat beribadah serta dekat dengan anak buah & di cintai rakyat di setiap penugasannya. 

Korps Zeni Angkatan Darat—matra yang mengajarkan bahwa kekuatan bukan hanya tentang menghancurkan (destruksi), tetapi juga membangun (Konstruksi), Penyamaran (Kamuflase), Nubika & Jihandak yg bermanfaat di masa perang maupun damai. Di situlah Rizal di godog & di bentuk menjadi Perwira Pertama & di perjalanannya juga memiliki kemampuan Intelijen serta Teritorial yg handal.

Mungkin karena itulah perjalanan karier Ahmad Rizal Ramdhani tampak seperti aliran sungai yang panjang: tenang di permukaan, tetapi memiliki arus yang kuat di kedalamannya.

Ia memulai pengabdian dari jabatan-jabatan paling dasar: Danton, Danki, hingga Pasi di Yonzipur 1/Dhira Dharma. Di sanalah seorang perwira muda belajar bahwa kepemimpinan bukanlah soal suara paling keras, melainkan kemampuan menjadi contoh pertama ketika pekerjaan berat dimulai.

Rizal pun menempa berbagai pendidikan Intelijen baik dalam & luar Negri serta melanjutken penugasan di STI Bais TNI, Wadan Denintel Kodam V/Brw serta pernah juga bertugas di Paspampres sbg Pabandya Pam.

Berbekal dengan pengalaman tugas & pendidikan yg beraneka ragam serta tingkat tanggung jawab yg tinggi membentuk karakter Rizal lebih matang hadapi berbagai tantangan penugasan yg Multi dimensi & komplek namun tetap  humble. Dapat kita ibaratkan Bila infanteri adalah ujung tombak, maka zeni adalah tangan yang membuka jalan. Mereka membentang jembatan ketika sungai menghalangi. Mereka mengais reruntuhan ketika bencana datang. Mereka menata kembali kehidupan setelah luluhlantak.

Karena itu, perjalanan Rizal tidak pernah jauh dari pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan fisil yg prima, kesabaran dan ketahanan mental.

Ketika bertugas sebagai Pasi Intel Kodim 0201/BS Medan hingga kemudian dipercaya menjadi Dandeninteldam I/Bukit Barisan, ia belajar Intelijen Teritorial bagaiamana membaca manusia dan wilayah dalam menyikapi dinamika di lapangan. Dalam dunia intelijen, ancaman tidak selalu tampak di permukaan. Ia seperti api kecil di bawah sekam: diam, tetapi dapat membesar sewaktu-waktu.

Namun watak zeni tetap melekat dalam dirinya. Ia dikenal sebagai sosok yang lebih suka membangun dibanding memperuncing konflik. Bahkan ketika menjabat Dandim Batam, pendekatan teritorial yang digunakannya sering digambarkan lebih mengedepankan kolaborasi sosial dibanding sekadar pendekatan formal kekuasaan.

Jejak pengabdiannya semakin menonjol ketika menjadi Danrem 162/Wira Bhakti di Lombok. Tak lama setelah ia menjabat, gempa besar tahun 2018 mengguncang 8 Kab/Kota Prov Nusa Tenggara Barat . Lombok berubah menjadi lanskap luka: rumah runtuh, masjid retak, anak-anak kehilangan tempat tidur, dan ribuan keluarga hidup di tenda-tenda pengungsian.

Di tengah kekacauan itu, Rizal yang bertubuh tinggi tegap hadir bukan hanya sebagai komandan militer. Tetapi sebagai pemimpin kemanusiaan. 

Ia bahu-membahu bersama Kepala BNPB saat itu, Letjen TNI Doni Monardo—seniornya dari Akademi Militer 1985—membangun kembali harapan masyarakat Lombok. 

Doni Monardo (Alm) sendiri dikenal luas sebagai figur militer yang memiliki filosofi “menanam pohon sama dengan menanam harapan.” Dan semangat itu menemukan resonansinya pada diri Ahmad Rizal Ramdhani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:02 WIB

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

Menakar Filosofi Ki Hajar Dewantara di Era Kecerdasan Buatan, Masihkah Relevan?

Menakar Filosofi Ki Hajar Dewantara di Era Kecerdasan Buatan, Masihkah Relevan?

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:15 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Apakah Libur Nasional?

Hari Kebangkitan Nasional Apakah Libur Nasional?

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:21 WIB

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:54 WIB

Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi

Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:11 WIB

Terkini

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB

Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara

Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:30 WIB

Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini

Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:19 WIB

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:45 WIB

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB