Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:02 WIB
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
Rumah Pahlawan Nasional Prof. dr. Sardjito di Yogyakarta yang dikabarkan dijual, Rabu (13/5/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Rumah bersejarah milik Pahlawan Nasional Prof. dr. Sardjito di Yogyakarta kini tengah ditawarkan untuk dijual kepada publik.
  • Penjaga rumah berharap institusi pendidikan seperti UGM atau UII membeli bangunan tersebut guna melestarikan nilai sejarahnya.
  • Upaya penjualan dilakukan untuk mengantisipasi konflik ahli waris serta mencegah alih fungsi menjadi tempat komersial seperti kafe.

Suara.com - Rumah peninggalan Pahlawan Nasional Sardjito di Jl. Cik Di Tiro No. 16, Terban, Yogyakarta, tengah menjadi perhatian publik. Hal itu menyusul kabar penjualannya yang beredar luas melalui media sosial.

Di balik informasi itu, rumah yang pernah menjadi kediaman rektor pertama Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut bukan sekadar bangunan tua, melainkan jejak sejarah panjang pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

Menjaga Rumah Sejak 1980

Bagi Budhi Santoso, kerabat sekaligus orang yang sudah puluhan tahun menjaga rumah tersebut, tersimpan memori panjang tentang diskusi kebangsaan hingga pelestarian obat tradisional peluruh batu urin, Calcusol.

Pria berusia 70 tahun itu menceritakan bagaimana takdir mempertemukannya dengan keluarga sang profesor. Ia menjelaskan bahwa kakak kandungnya, Hani, merupakan istri dari Pek Poedjioetomo, putra tunggal Prof. dr. Sardjito.

Dari situlah ia kemudian dipercaya mendampingi keluarga besar tersebut. Kepercayaan itu pula yang membuat Budhi menjaga rumah tersebut sejak 1980, saat usianya masih 24 tahun.

Ketika itu, putra tunggal Prof. Sardjito sedang berada di luar negeri dan rumah tersebut kosong. Karena itu, ia diminta menemani Ibu Sardjito sekaligus menjaga berbagai usaha keluarga.

"Akhirnya saya diberi tugas suruh menemani Ibu Sardjito. Waktu itu saya usianya 24 (tahun) mungkin," kata Budhi saat ditemui di rumah Prof. dr. Sardjito, Rabu (13/5/2026).

Selama lebih dari 45 tahun, ia merasa rumah itu bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga amanah sejarah yang harus dijaga.

Tak hanya menjaga rumah, ia juga dipercaya melanjutkan usaha obat tradisional warisan Prof. Sardjito bernama Calcusol, jamu peluruh batu urin yang sudah dikenal sejak lama. Dari usaha itu, ia membangun PT Perusahaan Jamu Tradisional (PJT) Dr. Sardjito-Yogyakarta.

baca juga

Ia merintis semuanya dari nol hingga pernah mencapai masa kejayaan sekitar 2005 dengan jumlah karyawan mencapai 43 orang. Kini, seiring perubahan zaman dan regenerasi keluarga, jumlah pegawai tersisa sekitar 14 orang.

"Gelombang regenerasi sekarang tinggal 14 orang. Ya itu kita syukuri aja ya," ucapnya.

Regenerasi dan Kekhawatiran Soal Warisan

Budhi menyebut dirinya telah melewati empat generasi keluarga Prof. Sardjito, mulai dari istri Prof. Sardjito, putranya, cucunya, hingga kini buyutnya.

Menurutnya, persoalan warisan sering kali menjadi titik rawan ketika usaha keluarga sudah masuk generasi ketiga dan keempat.

Ia menilai banyak usaha keluarga besar yang runtuh karena persoalan tersebut. Oleh karena itu, sejak usia 50 tahun, ia mengaku sudah membagi aset pribadinya kepada anak-anaknya agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.

Menurutnya, rumah Prof. Sardjito pun menghadapi tantangan serupa, apalagi jika ahli waris tidak mampu merawatnya dengan baik karena tidak tinggal di rumah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Living Walls: Saat Dinding Hotel di Yogyakarta Berubah Jadi Galeri Seni dengan Sentuhan Naive Art

Living Walls: Saat Dinding Hotel di Yogyakarta Berubah Jadi Galeri Seni dengan Sentuhan Naive Art

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:27 WIB

Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru

Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:58 WIB

Harga Plastik Naik? Simple Cycle Jogja Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai

Harga Plastik Naik? Simple Cycle Jogja Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai

Video | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:00 WIB

Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta

Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:13 WIB

Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja

Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta

Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:27 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar

Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Meningkat, Dominasi Mobil China Kian Nyata

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Meningkat, Dominasi Mobil China Kian Nyata

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:15 WIB

2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong

2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:05 WIB

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03 WIB

×