Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

Bangun Santoso

Selasa, 19 Mei 2026 | 19:29 WIB
Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB
Ilma Sani menceritakan secara detail peristiwa mencekam yang dialaminya pada Minggu siang saat dibawa paksa oknum ormas ke markas GRIB. (Suara.com/Dinda Pramesti K)
baca 10 detik
  • Oknum ormas GRIB Jaya melakukan intimidasi dan membawa paksa Ilma Sani dari kediamannya di Jakarta secara tidak sah.
  • Insiden dipicu kesalahpahaman video AI yang menghina Hercules, menyebabkan Ilma mengalami kekerasan verbal di markas ormas Kedoya.
  • Ahmad Bahar menempuh jalur hukum serta meminta perlindungan Komnas Perempuan dan LPSK akibat trauma mendalam sang putri.

Suara.com - Kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya terhadap keluarga seorang penulis buku sekaligus penggiat media sosial, Ahmad Bahar memasuki babak baru.

Putri Ahmad Bahar, Ilma Sani, diduga menjadi korban pembawaan paksa dan kekerasan verbal oleh anggota ormas pimpinan Hercules tersebut.

Peristiwa ini bermula dari kesalahpahaman terkait beredarnya video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mencatut wajah Ahmad Bahar dan diduga menghina Hercules.

Meski Ahmad Bahar sempat menempuh jalur damai terkait urusan video, ia kini menyatakan akan menempuh jalur hukum baru setelah mengetahui detail traumatis yang dialami putrinya.

Detik-detik Pembawaan Paksa

Ketua Riset dan Advokasi Publik LBH PP Muhammadiyah, Gufroni, menyatakan keprihatinannya atas tindakan di luar hukum yang menimpa keluarga Ahmad Bahar.

"Kami prihatin atas peristiwa yang terjadi di negara yang demokratis ini masih ada tindakan-tindakan di luar hukum ya, dari mulai intimidasi, kemudian pemaksaan, melakukan penggeledahan, termasuk membawa putrinya ke markas GRIB," ujar Gufroni dalam konferensi pers di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat pada Selasa (19/5/2026).

Ilma Sani menceritakan secara detail peristiwa mencekam yang dialaminya pada Minggu siang.

Saat itu, ia sedang sendirian di rumah bersama adik dan neneknya yang sedang sakit, sementara kedua orang tuanya sedang berada di luar kota.

baca juga

Sejumlah anggota GRIB datang dan mendesak masuk untuk mencari keberadaan ayahnya.

"Saya bingung ya saya tahu kalau memang itu sebetulnya orang masuk ke rumah itu nggak boleh gitu kan, tapi kan ya gimana saya bingung harus apa gitu karena posisinya di situ belum ada ketua RT belum ada ketua RW," kata Ilma.

Meskipun Ilma sudah menjelaskan bahwa ayahnya tidak ada di rumah, anggota ormas tersebut tetap memaksa melakukan pengecekan ke dalam rumah.

Setelahnya, Ilma mengaku ditekan untuk ikut ke markas GRIB di Kedoya, Jakarta Barat.

"Sebetulnya kan saya juga memang tidak mau ya karena kan di rumah ya tidak ada bapak gitu, toh yang mereka cari kan bapak kenapa saya harus ikut," tuturnya.

Meski sempat didampingi Ketua RW setempat, Ilma mengaku terpaksa mengikuti kemauan mereka karena terus didesak.

Kekerasan Verbal di Markas GRIB

Setibanya di Kedoya, Jakarta Barat pada waktu Magrib, Ilma harus berhadapan langsung dengan Hercules. Dalam pertemuan tersebut, Ilma mengaku mendapatkan tekanan psikis yang hebat.

"Pak Hercules masih tetap tidak percaya bahwa akun saya di-hack... Jadi pokoknya di sana ya saya merasa merasa tertekan, iya tertekan terintimidasi lah ya," ungkap Ilma.

Ahmad Bahar, ayah Ilma, mengaku baru mengetahui detail kekerasan verbal dan perlakuan yang dialami putrinya pada malam setelah kejadian.

Ia mengaku sangat terpukul dan tidak bisa menerima perlakuan tersebut.

"Untuk urusan anak saya yang dibawa tanpa izin dan dipaksa dan kemudian ada kekerasan verbal, nah itu saya kira dan kebetulan saya baru tahu itu tadi malam, nah itu saya sungguh bener-bener ibaratnya nggak terima, kok bisa begini caranya," tegas Ahmad.

Ia menambahkan bahwa trauma yang dialami putrinya sangat mendalam.

"Tertekannya di sini bisa sangat dalam, yang kebetulan kan mungkin seumur hidup anak saya ini belum pernah melihat, mengalami peristiwa seperti itu... Siapa pun orang tua pasti tidak terima mengalami hal-hal itu," lanjutnya.

Keluarga Ahmad Bahar kini berencana melaporkan tindakan ini ke Komnas Perempuan dan meminta perlindungan LPSK. (Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya

Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:20 WIB

Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!

Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:53 WIB

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Terkini

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap

Jatim | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Perbedaan yang Menjadi Kekuatan: Ulasan Enchanting the Sea with My ADHD

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:45 WIB

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Chanathip Tebar Ancaman ke Kevin Diks Cs: Saya Sudah Lama Menanti Lawan Indonesia

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:04 WIB

×