Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Rabu, 20 Mei 2026 | 16:50 WIB
Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila
Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono menyatakan dukungan penuh terhadap pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027.

Agus Jabo menilai pidato Presiden menjadi penegasan arah baru pembangunan nasional yang kembali berpijak kepada cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, amanat Pasal 33 UUD 1945 dan prinsip Ekonomi Pancasila.

Menurut Agus Jabo, pidato Presiden Prabowo menunjukkan bahwa negara berdaulat untuk mengatur dan mengelola perekonomian demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, bukan menyerahkan seluruh mekanisme ekonomi kepada pasar bebas.

“Pidato Presiden Prabowo adalah penegasan bahwa APBN bukan sekadar angka-angka keuangan negara, tetapi alat perjuangan untuk melindungi rakyat, memperkuat fondasi ekonomi nasional, dan memastikan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Ini sejalan dengan cita-cita Pasal 33 UUD 1945,” ujar Agus Jabo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Agus Jabo menegaskan bahwa konsep ekonomi yang dibangun pemerintahan Prabowo merupakan wujud nyata Ekonomi Pancasila, yakni ekonomi yang dikelola secara gotong royong oleh negara, swasta, dan rakyat dengan tujuan utama keadilan sosial.

“Negara harus memegang peran strategis dalam cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak. Namun di saat yang sama, swasta dan rakyat juga diberi ruang untuk tumbuh dan berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Inilah semangat ekonomi Indonesia yang sesungguhnya,” katanya.

Ia menjelaskan, arah kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo mencerminkan prinsip-prinsip utama ekonomi dalam UUD 1945. Pertama, ekonomi yang religius dan memperkuat persatuan nasional, yakni pembangunan ekonomi yang tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga menjunjung nilai moral, gotong royong, dan persaudaraan kebangsaan.

Kedua, ekonomi yang menjunjung tinggi kemanusiaan, yaitu pembangunan yang memastikan rakyat kecil memperoleh akses terhadap pangan, pekerjaan yang layak, pendidikan dan kesehatan.

Ketiga, ekonomi yang berpihak pada kepentingan nasional. Agus Jabo menyebut pemerintah saat ini menunjukkan keberpihakan pada kedaulatan pangan, energi, industrialisasi nasional, dan penguatan produksi dalam negeri sebagai fondasi kemandirian bangsa.

baca juga

Keempat, ekonomi yang egaliter dan kerakyatan. Menurutnya, pembangunan harus memastikan kekayaan nasional tidak hanya dinikmati segelintir elite, melainkan membuka ruang sebesar-besarnya bagi petani, nelayan, buruh, UMKM, dan pelaku ekonomi rakyat untuk berkembang.

“Ekonomi Indonesia tidak boleh dikuasai asing dan oligarki. Kekayaan alam harus dipergunakan untuk sebesar-sebesarnya kemakmuran rakyat,” tegasnya.

Kelima, ekonomi yang berkeadilan sosial, yakni pembangunan yang mengurangi ketimpangan dan memastikan seluruh rakyat di wilayah Indonesia memperoleh manfaat pembangunan secara merata.

Agus Jabo juga menilai langkah Presiden Prabowo yang menempatkan ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi rakyat sebagai prioritas APBN merupakan langkah strategis untuk memperkokoh fondasi kebangkitan nasional di tengah situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.

“Di tengah krisis dunia, Indonesia membutuhkan negara yang kuat, pemerintah yang berpihak kepada rakyat, dan ekonomi nasional yang berdiri di atas kaki sendiri. Presiden Prabowo sedang mengarahkan Indonesia menuju jalan itu,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keadilan sosial harus menjadi tujuan akhir seluruh kebijakan negara. Karena itu, APBN dan seluruh instrumen fiskal negara harus diarahkan untuk mengurangi kesenjangan sosial, memperkuat ekonomi rakyat, dan membangun pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Indonesia.

“Dengan semangat Persatuan Nasional, Indonesia akan bangkit menjadi negara besar, berdikari, adil dan makmur, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja,” tutup Agus Jabo. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isi Pidato Presiden Prabowo Hari Ini di DPR RI, Bongkar Kebocoran Anggaran Rp14.000 Triliun

Isi Pidato Presiden Prabowo Hari Ini di DPR RI, Bongkar Kebocoran Anggaran Rp14.000 Triliun

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:18 WIB

Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI

Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:16 WIB

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:04 WIB

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB

Heboh Pernyataan Prabowo 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar', Strategi Tenangkan Warga atau Gaslighting?

Heboh Pernyataan Prabowo 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar', Strategi Tenangkan Warga atau Gaslighting?

Liks | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:26 WIB

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×