Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB
Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye]
baca 10 detik
  • Ekonomi RI tumbuh 35 persen, tapi kemiskinan justru meningkat.
  • Prabowo pertanyakan penyusutan kelas menengah RI.
  • Sistem ekonomi RI dinilai berada di jalur yang keliru.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyoroti paradoks ekonomi Indonesia yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil di kisaran 5 persen per tahun selama tujuh tahun terakhir, jumlah masyarakat miskin justru meningkat dan kelas menengah terus menyusut.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam rapat paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menurut Prabowo, secara teori pertumbuhan ekonomi kumulatif sekitar 35 persen dalam tujuh tahun seharusnya membuat masyarakat semakin sejahtera. Namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan kondisi berbeda.

“Pertumbuhan kita dalam tujuh tahun terakhir memang baik, 5 persen tiap tahun. Selama tujuh tahun kali 5 persen, pertumbuhan kita 35 persen. Harusnya kita tambah kaya 35 persen. Tapi apa yang terjadi?” ujar Prabowo.

Ia mengaku terpukul setelah menerima laporan dan data ekonomi beberapa minggu setelah resmi menjabat sebagai presiden. Data tersebut menunjukkan angka kemiskinan justru naik, sementara kelompok kelas menengah mengalami penurunan.

Prabowo mengatakan dirinya sampai mempertanyakan kondisi tersebut kepada pimpinan partai politik, organisasi masyarakat, hingga para akademisi dan guru besar.

“Saya bertanya kepada semua partai politik, semua ormas. Saya bertanya kepada semua pakar dan semua guru besar. Bagaimana bisa pertumbuhan 35 persen tapi kelas menengah menurun, kemiskinan meningkat?” katanya.

Menurutnya, jawaban atas fenomena tersebut harus dijelaskan secara ilmiah dan matematis, bukan sekadar asumsi politik. Ia menduga ada persoalan mendasar dalam sistem ekonomi nasional yang membuat hasil pertumbuhan tidak dinikmati secara merata oleh masyarakat.

Prabowo bahkan menyebut sistem perekonomian Indonesia kemungkinan berada di jalur yang tidak tepat atau mengalami persoalan struktural yang serius.

baca juga

Ia kemudian membandingkan kondisi Indonesia dengan sejumlah negara berkembang lain seperti India, Meksiko, dan Filipina. Menurutnya, perbedaan sistem ekonomi bisa menjadi faktor yang membuat negara-negara tersebut memiliki arah perkembangan berbeda.

Prabowo menegaskan pemerintah harus segera mengevaluasi arah kebijakan ekonomi agar pertumbuhan nasional benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan rakyat dan memperkuat kelas menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Pernyataan Prabowo 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar', Strategi Tenangkan Warga atau Gaslighting?

Heboh Pernyataan Prabowo 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar', Strategi Tenangkan Warga atau Gaslighting?

Liks | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:26 WIB

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:20 WIB

CORE: Proyeksi Inflasi 2027 dalam Pidato Prabowo Masih Wajar

CORE: Proyeksi Inflasi 2027 dalam Pidato Prabowo Masih Wajar

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:06 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×