Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB
Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Iran mengklaim memiliki teknologi senjata canggih buatan dalam negeri yang belum pernah diuji coba.

  • Pentagon telah merampungkan daftar target serangan di Iran menunggu perintah Presiden Donald Trump.

  • Militer Teheran menegaskan tidak akan menahan diri dalam membela kedaulatan negara dari agresi.

Suara.com - Iran kini tidak lagi memilih opsi menahan diri dan siap memicu peta perang baru di Timur Tengah.

Negara para mullah ini mengklaim telah menyiagakan barisan senjata baru mutakhir yang masih dirahasiakan dari publik global.

Langkah ekstrem tersebut menjadi sinyalemen bahwa poros pertahanan Teheran siap beradu kekuatan secara terbuka melawan penetrasi militer Washington.

Perang besar kembali mengancam setelah mantan pejabat keamanan Amerika Serikat mengungkap kemampuan rudal Iran yang disebut jauh lebih berbahaya dari perkiraan. [Tangkap layar X]
Perang besar kembali mengancam setelah mantan pejabat keamanan Amerika Serikat mengungkap kemampuan rudal Iran yang disebut jauh lebih berbahaya dari perkiraan. [Tangkap layar X]

Opsi militer ini mencuat tak lama setelah intelijen membocorkan pergerakan strategis dari markas besar angkatan bersenjata Amerika Serikat.

Pentagon dilaporkan telah merampungkan cetak biru yang berisi daftar target potensial di dalam wilayah kedaulatan Teheran.

Presiden AS Donald Trump disinyalir hanya tinggal memberikan instruksi final untuk memulai kampanye militer tersebut keesokan harinya.

Kendati demikian, gertakan dari Gedung Putih tersebut justru direspons dengan kepalan tangan yang lebih kokoh oleh pihak militer setempat.

Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]
Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]

Mereka memastikan bahwa seluruh infrastruktur tempur yang dimiliki saat ini berada dalam status siaga satu.

"Kami telah memproduksi senjata canggih di dalam negeri yang belum digunakan di medan perang dan belum diuji coba," kata sumber Iran tersebut dikutip dari RIA Novosti.

baca juga

Pernyataan ini menegaskan bahwa ada lompatan teknologi militer teranyar yang sengaja disimpan untuk momentum krusial.

Kemandirian industri pertahanan lokal kini menjadi kartu truf utama bagi Teheran dalam menghadapi potensi kepungan kekuatan udara asing.

Mereka mengklaim tidak memiliki ketergantungan logistik yang bisa melumpuhkan daya pukul pasukan saat pertempuran pecah.

"Dalam hal peralatan dan kemampuan pertahanan, kami tidak kekurangan apa pun yang akan menghalangi kami untuk membela negara kami. Kali ini, kami tidak berniat untuk menahan diri," kata sumber tersebut.

Ketegasan ini sekaligus mengirim pesan psikologis bahwa doktrin pertahanan konvensional mereka telah bergeser menjadi ofensif.

Potensi benturan jilid baru ini diprediksi bakal melumpuhkan koridor pasokan energi global jika tidak diredam secepatnya.

Ketegangan antara dua kekuatan ini sebenarnya telah berakar panjang dari rentetan kegagalan diplomasi nuklir dan sanksi ekonomi.

Hubungan bilateral kian memburuk setelah Amerika Serikat secara konsisten memperkuat sokongan militer bagi sekutu utamanya di kawasan tersebut, termasuk Israel.

Di sisi lain, pergerakan Pentagon yang menyusun target serangan menunjukkan bahwa diplomasi preventif di antara kedua belah pihak sudah berada di titik nadir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:47 WIB

Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun

Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:13 WIB

Israel Tangkap Jurnalis RI, Mengapa Solusi Dua Negara Masih Dipertahankan?

Israel Tangkap Jurnalis RI, Mengapa Solusi Dua Negara Masih Dipertahankan?

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×