13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:32 WIB
13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini
Razia parkir liar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. [Suara.com/Pemprov DKI Jakarta]
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menjaring 13 juru parkir liar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Kamis, 21 Mei 2026.
  • Petugas membawa seluruh juru parkir liar ke Panti Sosial Kedoya untuk menjalani pembinaan keterampilan kerja yang intensif.
  • Aparat gabungan melaksanakan operasi penertiban guna menjaga ketertiban umum serta meningkatkan kenyamanan warga di ruang publik ibu kota.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar operasi penertiban parkir liar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/5/2026), dan berhasil menjaring 13 juru parkir (jukir) liar hanya dalam dua jam.

Operasi ini bukan razia biasa. Seluruh jukir yang terjaring dibawa ke Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat sebagai bentuk tindak lanjut.

Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Yan Vetansyah, menjelaskan bahwa para jukir liar itu diangkut menggunakan kendaraan khusus milik dinas sosial.

“Semuanya dibawa menggunakan mobil Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) untuk dibina,” jelasnya, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Yan menambahkan, pembinaan yang diberikan bukan sekadar peringatan, melainkan pembekalan keterampilan agar mereka tidak kembali ke jalanan.

“Mereka diberikan bekal keterampilan kerja maupun pembinaan lainnya agar tidak kembali menjadi jukir liar,” tuturnya.

Sebelum operasi digelar, Tim Unit Pengelola (UP) Parkir terlebih dahulu melakukan pemantauan lokasi selama satu hari penuh guna memetakan titik-titik aktivitas yang menyalahi aturan.

Operasi yang dipimpin Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, itu melibatkan aparat gabungan dari Dalops, UP Parkir, Satpol PP, Suku Dinas Sosial, personel Lintas Jaya, serta unsur TNI dan Polri.

Bernad menegaskan, operasi ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar dalam menjaga ketertiban ruang publik di ibu kota.

baca juga

“Penertiban ini merupakan bagian dari upaya bersama menjaga ketertiban umum dan memberikan kenyamanan bagi warga,” paparnya.

Masalah parkir liar di Blok M memang sudah lama menjadi keluhan para pengunjung. Kini dengan pengelolaan langsung oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta, persoalan yang kerap berulang itu diharapkan dapat tertangani secara tuntas.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan secara berkala di titik-titik rawan parkir liar,” tegas Bernad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:49 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Koperasi Desa Merah Putih: Mau Jadi Apa Sebenarnya?

Koperasi Desa Merah Putih: Mau Jadi Apa Sebenarnya?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Penumpang Melonjak, KAI Percepat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru

Penumpang Melonjak, KAI Percepat Integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Elkan Baggott: Timnas Indonesia King ASEAN!

Elkan Baggott: Timnas Indonesia King ASEAN!

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Bikin Film Animasi Butuh 300 Juta Jam Komputasi, Lenovo Ungkap Teknologi di Balik DreamWorks

Bikin Film Animasi Butuh 300 Juta Jam Komputasi, Lenovo Ungkap Teknologi di Balik DreamWorks

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:15 WIB

5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama di Shopee yang Baunya Mirip Parfum Mewah

5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama di Shopee yang Baunya Mirip Parfum Mewah

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ranking FIFA Terbaru Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:07 WIB

×