Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 15 Juni 2026 | 11:40 WIB
Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang
Galon guna ulang air mineral. Sebagai ilustrasi. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Pencegahan pubertas dini tidak hanya dimulai saat anak tumbuh dan berkembang, akan tetapi mesti dimulai sejak pasangan merencanakan kehamilan. Salah satu langkah yang perlu diperhatikan adalah mengurangi paparan Bisphenol A (BPA) yang dapat berasal dari galon guna ulang maupun kemasan plastik makanan dan minuman.

Dalam “Podcast Raditya Dika” bertajuk “Akibat Puber Terlalu Cepat”, pakar obstetri dan ginekologi Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, MD, Sp.OG menegaskan pentingnya persiapan matang sebelum sebuah keluarga memutuskan untuk hamil. 

“Perencanaan kehamilan itu harus direncanakan. Gak zamannya lagi hamil itu kebetulan, harus direncanakan,” katanya.

Prof. Budi yang akrab disapa Prof. Iko menjelaskan bahwa paparan zat kimia yang dapat mengganggu sistem hormon atau endocrine disrupting chemicals perlu dihindari sejak sebelum kehamilan hingga masa kehamilan berlangsung. Menurutnya, periode yang paling krusial adalah tiga bulan pertama kehamilan. 

“Ketika ibu hamil dalam tiga bulan pertama, itu tidak boleh dia terekspos dengan itu,” ujarnya merujuk pada BPA.

Perhatian terhadap BPA tidak hanya berkaitan dengan pola konsumsi anak setelah lahir, namun kesiapan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman sejak awal kehidupan. Di Indonesia, BPOM telah menetapkan batas migrasi BPA maksimum sebesar 0,6 bagian per juta atau mg/kg pada kemasan pangan.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Iko menjelaskan program Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) bertajuk “Selamatkan Perempuan Indonesia”. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan perempuan harus dilakukan secara menyeluruh sejak tahap paling awal kehidupan reproduksi. 

“Selamatkan Perempuan Indonesia mulai dari hulu sampai ke hilir, mulai dari perencanaan kehamilan,” tandas Prof.Iko.

Ia menilai persiapan kesehatan seharusnya dimulai bahkan sebelum kehamilan terjadi. 

“Seribu hari pertama kehidupan saya kurang setuju, harusnya mulai seratus hari sebelum hamil itu sudah disiapkan, termasuk BPA, termasuk endocrine disrupting chemical (zat kimia pengganggu hormon) lainnya,” tukas Prof. Iko.

Paparan zat pengganggu hormon pada masa awal kehamilan, lanjutnya, bisa berdampak terhadap kesehatan reproduksi anak di masa mendatang. Risiko yang perlu diwaspadai antara lain munculnya kista endometriosis, kista coklat, PCOS, hingga kanker.

Dari perspektif psikologi, Psikolog Ratih Zulhaqqi menilai bahwa pencegahan pubertas dini tidak bisa dilepaskan dari kesiapan seseorang untuk menjadi orang tua. 

“Pubertas dini ini kan sebenarnya bukan permasalahan pada saat mereka pubertas aja, justru dari sebelum-sebelumnya kan, ketika mereka mau jadi orang tua,” ujarnya.

Ratih menekankan bahwa orang tua perlu memahami kebutuhan dasar anak secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pendidikan formal. Menurutnya, perhatian terhadap “jam tidur, jam makan, dan apa yang dikonsumsi,” menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat, termasuk dengan menghindari paparan zat seperti BPA.

Karena itu, pencegahan pubertas dini perlu dipandang sebagai upaya jangka panjang yang melibatkan seluruh keluarga. Mulai dari perencanaan kehamilan, masa kehamilan, hingga pola pengasuhan setelah anak lahir, orang tua dapat lebih cermat memperhatikan sumber paparan zat kimia dari kemasan makanan dan minuman, termasuk galon guna ulang.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:07 WIB

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:40 WIB

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:03 WIB

Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat dan Pelaku UMKM

Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat dan Pelaku UMKM

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:00 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Terkini

Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman

Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:37 WIB

Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat

Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:19 WIB

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:14 WIB

Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain

Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:12 WIB

Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau

Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:12 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:56 WIB

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:38 WIB

Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?

Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:26 WIB

Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai

Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:22 WIB

Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun

Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:08 WIB