Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Arief Apriadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
Israel mengkritik kesepakatan AS-Iran yang dinilai berpotensi menguntungkan Hizbullah. Tel Aviv juga menyoroti kebijakan baru Washington di Lebanon. [Suara.com/hd]
baca 10 detik
  • Israel menyatakan kekhawatiran bahwa perbaikan hubungan diplomatik Amerika Serikat dan Iran akan memperkuat posisi kelompok Hizbullah di Lebanon.
  • Duta Besar Yechiel Leiter mengkritik pembentukan unit dekonfliksi AS yang dinilai membatasi ruang gerak militer Israel melawan Hizbullah.
  • Israel menegaskan akan tetap mengambil tindakan sepihak demi menjaga keamanan nasional jika ancaman Hizbullah terus berkembang di kawasan.

"Israel tidak berkonflik dengan Lebanon. Oleh karena itu, dekonfliksi bukanlah masalahnya. Semua yang dibutuhkan hanyalah koordinasi dengan Lebanon," lanjutnya.

Leiter menegaskan bahwa fokus utama Israel tetap tertuju pada Hizbullah.

"Satu-satunya masalah adalah Hizbullah. Hizbullah harus dikalahkan dan dihilangkan dari persamaan. Sebaliknya, ada bahaya bahwa Hizbullah telah menerima dorongan. Mereka tentu merasa lebih kuat dan lebih berani," tegasnya.

Israel juga menegaskan belum akan mengubah posisinya terkait keberadaan pasukan mereka di sejumlah wilayah yang disebut sebagai zona keamanan selama ancaman dari Hizbullah masih dianggap ada.

"Bagi kami, hal itu harus tetap demikian," katanya.

"Kami menyetujui gencatan senjata yang mensyaratkan Hizbullah mundur ke utara. Apakah perjanjian ini masih mengikat?" tambah Leiter.

Hubungan Israel-AS Jadi Sorotan

Leiter juga mengingatkan bahwa Israel akan terus mengambil langkah yang dianggap perlu untuk menjaga keamanan nasionalnya.

"Kami tidak mampu menanggung komitmen yang memudar. Dan penting untuk memperjelas: Israel akan bertindak terhadap ancaman yang segera terjadi dan berkembang terhadap warganya dan tentaranya," ujarnya.

baca juga

Selain itu, Israel turut menyoroti potensi dampak ekonomi dari kesepahaman antara Washington dan Teheran.

"Iran diperkirakan akan mendapat manfaat dari aliran dana berdasarkan MoU tersebut. Bagaimana kita memastikan bahwa dana ini tidak sampai ke Hizbullah?" kata Leiter.

"Jika kita tidak dapat menjamin hal itu, maka semua kata-kata yang kita sepakati di sini tidak akan ada bedanya, karena Hizbullah akan membangun kembali dirinya sendiri," lanjutnya.

Di sisi lain, Washington dilaporkan mendorong pengurangan eskalasi dan meminta semua pihak menghindari langkah yang dapat memperburuk situasi keamanan di kawasan.

Perkembangan tersebut juga memunculkan perdebatan di dalam politik Israel mengenai arah kebijakan pemerintah dan hubungan dengan Amerika Serikat sebagai sekutu utama mereka.

Sebagai latar belakang, pembahasan mengenai situasi Lebanon telah berlangsung sejak April lalu di Washington. Sementara itu, upaya diplomasi antara AS dan Iran terus menjadi perhatian karena dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×