- Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,1 dan 7,5 mengguncang wilayah Moron, Venezuela, pada Rabu malam, 24 Juni 2026.
- Guncangan tersebut menyebabkan kerusakan bangunan parah di Caracas dan memaksa warga segera mengevakuasi diri ke luar ruangan.
- Pemerintah Venezuela mengaktifkan prosedur tanggap darurat setelah gempa kuat tersebut memicu peringatan tsunami di kawasan Kepulauan Virgin.
Suara.com - Dua gempa bumi kuat yang terjadi secara beruntun mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) malam waktu setempat, menyebabkan sejumlah bangunan runtuh di ibu kota Caracas dan memaksa warga berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.
Melansir laman Asiaone data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), Kamis (25/6/2026), gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,1 terjadi di dekat wilayah Moron, sebuah kota di pesisir Karibia Venezuela yang berjarak sekitar 168 kilometer di barat Caracas. Gempa tersebut tercatat pada kedalaman 22 kilometer.
Hanya berselang sekitar satu menit, gempa kedua yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5 kembali mengguncang wilayah yang sama.
Episentrum gempa kedua berada sekitar 16 kilometer di barat daya Moron dengan kedalaman 10 kilometer.
Kedua gempa tersebut termasuk yang paling kuat yang pernah melanda Venezuela dalam lebih dari satu abad terakhir.

Guncangan terjadi sesaat setelah pukul 18.00 waktu setempat dan terasa hingga berbagai wilayah negara tersebut. Di Caracas, warga segera mengevakuasi diri dari bangunan yang bergoyang dan berkumpul di area terbuka.
Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan parah. Beberapa dinding bangunan runtuh sehingga bagian dalam bangunan terlihat dari jalan.
Kepulan debu juga tampak membumbung di sejumlah kawasan ibu kota yang biasanya ramai aktivitas perdagangan dan kuliner.
Banyak warga memilih tetap berada di luar ruangan hingga malam hari karena khawatir akan gempa susulan. Sebagian terlihat duduk di jalan sambil membawa hewan peliharaan mereka.
- Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi
Baca Juga
"Awalnya terasa pelan lalu perlahan menguat, dan pada akhirnya kami semua harus meninggalkan rumah, keluar, dan berkumpul bersama," kata warga Caracas, Hector Ricci.
Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, mengatakan guncangan dirasakan di sejumlah negara bagian dan pemerintah segera mengaktifkan prosedur tanggap darurat.
Ia mengungkapkan adanya situasi yang mengkhawatirkan di kawasan Altamira, Caracas, setelah sejumlah rumah dan bangunan dilaporkan runtuh. Cabello juga mengindikasikan adanya korban luka akibat bencana tersebut, meski belum merinci jumlahnya.
"Kami memahami bahwa sebagian orang mungkin merasa panik, namun kami bertindak sesuai protokol untuk mengaktifkan upaya bantuan dan penyelamatan bagi mereka yang paling membutuhkannya," ujar Cabello dalam siaran televisi pemerintah.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memberi prioritas jalan kepada ambulans dan kendaraan darurat serta tetap berada di area terbuka mengingat potensi gempa susulan yang dapat memperparah kerusakan bangunan.
Sementara itu, warga Caracas lainnya, Roberto Gamas, menggambarkan kuatnya guncangan yang terjadi.