Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

M Nurhadi

Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
Potongan video Ketua PBNU, Gus Yahya viral [Ist]
baca 10 detik
  • Gus Yahya mengklarifikasi video viral terkait Muhammadiyah yang merupakan otokritik bagi internal pengurus PBNU saat halaqah di Kediri.
  • PBNU merumuskan Piagam Nilai-Nilai Keulamaan untuk memperkuat standar integritas moral dan kapasitas keilmuan bagi para kiai di Indonesia.
  • Sidang Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 di Jawa Timur sempat diwarnai kesalahpahaman teknis mengenai lokasi Muktamar.

Suara.com - Media sosial baru-baru ini dihangatkan oleh perbincangan mengenai potongan video Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Dalam cuplikan yang beredar luas tersebut, Gus Yahya tampak menepuk dada sembari menyebut nama organisasi Muhammadiyah, sehingga memicu berbagai spekulasi negatif yang mengesankan adanya gesekan antardua ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Dokumentasi utuh yang disiarkan oleh TV NU dan iNews membuktikan bahwa pernyataan itu merupakan bagian dari pidato komprehensif Yahya dalam sebuah halaqah yang membahas rancangan Piagam Nilai-Nilai Keulamaan.

Lewat forum tersebut, Yahya sebenarnya sedang melontarkan otokritik tajam yang ditujukan langsung kepada internal warga Nahdliyin agar fokus melakukan evaluasi diri.

“Sekarang ini yang penting kitanya ini bagaimana. Kita itu mikir bagaimana bisa saingan sama Muhammadiyah, bagaimana bisa pondok ini punya duit sendiri. Kitanya ini, kiai-kiai ini bagaimana dulu. Kalau ini belum beres, percuma semuanya,” ujar Yahya sebagaimana dikutip pada Kamis (25/6/2026).

Ungkapan menepuk dada tersebut sejatinya dipakai sebagai retorika untuk menyentak kesadaran internal. Yahya mengingatkan agar jajaran kiai dan pengurus NU tidak terjebak pada ambisi perlombaan kelembagaan, ekspansi finansial, maupun ego sektoral dengan organisasi lain, sementara aspek paling fundamental yakni penguatan kapasitas serta integritas keulamaan justru terpinggirkan.

Dalam pemaparannya, Yahya mengulas kembali sejarah bahwa NU didirikan sebagai jam'iyah (organisasi) yang ditopang oleh pilar para ulama.

Sehingga, kualitas spiritual dan moralitas figur ulama menjadi fondasi utama penentu arah gerak organisasi. Ia menceritakan bagaimana ketatnya para pendiri NU terdahulu, seperti Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari dan Syaikhona Kholil Bangkalan, dalam mendefinisikan kriteria seorang ulama karena besarnya tanggung jawab keilmuan yang harus dipikul di hadapan umat.

Yahya juga mengingatkan kembali keputusan historis Bahtsul Masail ulama Nusantara di Makkah pada era 1940-an, yang secara tegas mengharamkan pemberian gelar kiai atau ulama kepada individu yang tidak memenuhi prasyarat keilmuan mutakhir.

baca juga

Menurutnya, penyematan status keagamaan yang tidak proporsional hanya akan melahirkan kemudaratan di tengah masyarakat.

Guna menjawab tantangan zaman dan mengaburnya persepsi publik terhadap figur keagamaan, PBNU tengah merumuskan Piagam Nilai-Nilai Keulamaan.

Dokumen ini dirancang untuk mencakup standar baku kepakaran ilmu, kedalaman rohani, integritas moral, serta tanggung jawab sosial-kebangsaan yang melekat pada diri seorang ulama.

Yahya juga menyoroti fenomena menurunnya partisipasi aktif para ulama di dalam dinamika keorganisasian struktural NU saat ini, termasuk ketidakmerataan sebaran pemikir keagamaan di wilayah luar Pulau Jawa.

Ia pun mengkritik sikap 'tawadu semu' dari pihak-pihak yang secara lisan enggan dipanggil kiai, namun di sisi lain tetap menikmati fasilitas, penghormatan, dan pengaruh sosial yang melekat pada status kepemimpinan agama tersebut.

Penyebaran video yang dipotong tersebut viral berdekatan dengan momentum pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:23 WIB

Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso

Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:21 WIB

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:04 WIB

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:44 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Terkini

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

×