Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
Gempa beruntun magnitudo 7,5 menghancurkan ratusan bangunan di Venezuela dan memicu status darurat nasional. (CBS)
baca 10 detik
  • Gempa beruntun magnitudo 7,5 menghancurkan wilayah utara Caracas dan memicu status darurat nasional.

  • Pemerintah Venezuela mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat runtuhnya ratusan bangunan pemukiman warga.

  • Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat memastikan tidak ada ancaman gelombang pasang di Karibia.

Suara.com - Gempa bumi kembar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 menghancurkan wilayah utara Caracas Venezuela hingga memaksa pemerintah menetapkan status darurat nasional. Ratusan bangunan residensial dilaporkan roboh seketika akibat bencana mematikan yang terjadi dalam interval waktu sangat singkat ini.

Kehadiran gempa susulan berkekuatan besar hanya berselang 40 detik dari guncangan pertama menjadi pembeda fatal dalam tragedi ini. Mekanisme getaran beruntun tersebut melipatgandakan kerusakan struktural yang membuat proses evakuasi warga menjadi sangat berisiko.

Otoritas penanggulangan bencana kini berkejaran dengan waktu di tengah puing-puing ibu kota yang hancur. Tim penyelamat dikerahkan secara masif untuk menyisir korban yang diduga masih terperangkap di bawah reruntuhan.

Gempa bumi Venezuela
Gempa bumi Venezuela

Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, langsung mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam peristiwa mengerikan ini. Kebijakan darurat nasional segera diambil demi mempercepat mobilisasi bantuan ke titik-titik paling terdampak.

Langkah taktis penanganan korban cedera kini dipusatkan pada area pemukiman padat di bagian utara Caracas. Kepanikan massal melanda warga yang bertahan di luar ruangan karena khawatir akan adanya robohan susulan.

Seorang jurnalis lepas bernama Tony Frangie Mawad terjebak di dalam lift saat gempa pertama mulai menghentak bangunannya. Ia menceritakan momen mendebarkan tersebut ketika lift yang dinaikinya mendadak hilang kendali menuju lantai dasar.

“Begitu saya masuk ke dalam lift, lift itu langsung berguncang hebat dari sisi ke sisi dan turun dengan sangat cepat,” demikian keterangan kepada Elex Michaelson dari CNN.

Ia sempat mengira bahwa fasilitas pengangkut di gedung apartemennya tersebut hanya mengalami kerusakan mekanis biasa. Kesadaran akan situasi bencana baru muncul setelah pintu terbuka di lantai bawah tanah dan ia melihat kepanikan sekitar.

“Awalnya saya pikir itu hanya malfungsi,” kenang Mawad sebelum ia menyadari sepenuhnya apa yang sedang terjadi.

baca juga

Mawad bersama rekannya segera menyelamatkan diri ke luar gedung untuk bergabung dengan ratusan warga lain yang telah memadati jalanan. Meskipun struktur huniannya selamat dari kerusakan fatal, pemandangan di sekitar distrik tempat tinggalnya sudah berubah total.

Media sosial di Venezuela kini dipenuhi oleh pesan darurat dari masyarakat yang mencari anggota keluarga mereka. Atmosfer duka mendalam menyelimuti ruang publik seiring terus bertambahnya laporan mengenai daftar orang hilang.

“Hari-hari ke depan akan menjadi hari yang sangat melelahkan bagi seluruh rakyat Venezuela,” keluh Mawad saat menggambarkan beratnya masa pemulihan ke depan.

Kesaksian dari penyintas lain menggambarkan ketakutan luar biasa saat dinding-dinding beton mulai retak dan runtuh menimpa jalanan kota. Salah satu warga Caracas mengumpamakan situasi evakuasi mandiri tersebut terasa sangat mencekam layaknya sebuah film horor.

Di sisi lain, Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat bergerak cepat melakukan analisis seismik laut pascaguncangan besar tersebut. Hasil pemantauan memastikan bahwa tidak ada ancaman gelombang tsunami yang akan menerjang wilayah pesisir Karibia.

Pembatalan peringatan dini tsunami ini setidaknya memberikan sedikit kelegaan bagi wilayah rentan seperti Puerto Riko dan Kepulauan Virgin. Fokus bantuan kini bisa sepenuhnya diarahkan pada penanganan dampak kerusakan darat di pusat kota Caracas.

Tragedi ini menjadi salah satu bencana seismik paling destruktif yang melanda wilayah pesisir utara Venezuela dalam beberapa dekade terakhir. Karakteristik patahan aktif di kawasan tersebut memang menyimpan potensi aktivitas tektonik yang sewaktu-waktu dapat memicu guncangan hebat.

Hingga kini, proses pencarian korban selamat masih terus berjalan tanpa henti di bawah koordinasi ketat petugas penyelamat. Pemerintah setempat berjanji akan mengerahkan seluruh sumber daya domestik untuk memulihkan kondisi ibu kota dari kelumpuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:15 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Sensor Media Venezuela Bikin Warga Kalang Kabut Cari Keluarga yang Terjebak Pascagempa Bumi

Sensor Media Venezuela Bikin Warga Kalang Kabut Cari Keluarga yang Terjebak Pascagempa Bumi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

×