- Jokowi meminta kader PSI memperkuat struktur partai hingga tingkat desa guna menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
- Kader diinstruksikan aktif bersosialisasi dengan masyarakat serta memperkenalkan identitas partai kepada tokoh agama dan adat setempat.
- Penguatan mesin partai yang masif diharapkan mampu meningkatkan popularitas PSI agar mencapai target besar di parlemen.
Suara.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memperkuat mesin partai hingga ke tingkat desa. Langkah ini dinilai krusial sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Dalam arahannya di Rakorda PSI Kota Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026), Jokowi menegaskan kekuatan partai tidak hanya bertumpu pada pengurus pusat.
Ia menekankan pentingnya struktur yang aktif hingga tingkat ranting agar partai benar-benar hidup di tengah masyarakat.
“Di Provinsi Lampung, sampai tingkat ranting sudah di atas 90 persen. Ini akan menjadi sebuah mesin besar, sebuah mesin partai yang kuat,” ujar Jokowi.
Jokowi mengingatkan, struktur organisasi tidak boleh sekadar formalitas di atas kertas.
Kader diminta aktif bersosialisasi dan hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari acara duka, pernikahan, hingga kegiatan keagamaan.
Selain itu, kader PSI juga diminta memperkenalkan partai kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama.
Hal ini penting untuk meningkatkan tingkat pengenalan publik terhadap PSI yang dinilai masih belum maksimal.
“Oleh sebab itu dikenalkan pada masyarakat, pada para tokoh bahwa PSI itu logonya gajah,” kata Jokowi.
Ia menyebut saat ini tingkat pengenalan masyarakat terhadap PSI baru sekitar 78 persen, sementara yang mengenal logo partai masih di kisaran 48 persen.
Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kader untuk bekerja lebih masif.
Jokowi optimistis PSI mampu menembus parlemen pada Pemilu 2029.
Namun, ia menegaskan target partai tidak berhenti di situ, melainkan membidik capaian yang lebih besar.
“Kalau targetnya hanya masuk Senayan, saya yakin masuk. Tetapi target yang kita bidik adalah target besar,” tegasnya.
Jokowi menutup arahannya dengan ajakan kepada seluruh kader untuk menghidupkan mesin partai hingga ke akar rumput.
Ia meyakini, jika seluruh struktur bergerak aktif, PSI berpeluang menjadi salah satu kekuatan politik besar di masa depan.