- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkomitmen menuntaskan persoalan banjir pada perayaan HUT ke-499 di Bundaran HI, Sabtu (27/6/2026).
- Pramono akan melanjutkan proyek normalisasi sungai besar seperti Ciliwung, Krukut Lama, dan Cakung untuk mengoptimalkan kapasitas debit air.
- Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi frekuensi serta dampak banjir di Jakarta secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan banjir dalam sambutannya pada malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta di Bundaran HI.
Di hadapan ribuan warga, Pramono menyatakan akan menghidupkan kembali proyek normalisasi sungai yang sempat terhenti.
Pramono menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi salah satu prioritas utamanya.
Ia berjanji akan melanjutkan pengerjaan normalisasi sungai-sungai besar di Jakarta yang sebelumnya tidak berjalan maksimal.
"Saya melanjutkan normalisasi sungai-sungai yang dulu tidak dilanjutkan, saya lanjutkan kembali. Normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut Lama, Cakung," ujar Pramono dari atas panggung utama di kawasan Bundaran HI, Sabtu (27/6/2026).
![Kelompok tari Moluccan Soul tampil saat puncak perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta, di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Sabtu (27/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/27/91742-perayaan-hut-ke-499-kota-jakarta-hut-jakarta-di-bundaran-hi-hut-jakarta-ke-499.jpg)
Menurut Pramono, langkah tersebut diambil agar kapasitas sungai kembali optimal dalam menampung debit air, terutama saat musim hujan.
Meski menyadari bahwa risiko banjir tidak dapat dihilangkan sepenuhnya dalam waktu singkat, ia optimistis frekuensi maupun dampaknya akan jauh berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Mudah-mudahan walaupun banjir di Jakarta masih ada, tetapi tidak seperti yang lalu. Dan itulah yang akan kami kerjakan," tegasnya.