Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Senin, 29 Juni 2026 | 17:36 WIB
Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana
ilustrasi-Warga beraktivitas di Rumah Susun (Rusun) Bidara Cina, Jakarta, Selasa (19/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta berenacana membangun 11 rusun baru pada tahun 2027 untuk merelokasi warga dari kawasan rawan bencana.
  • Usulan pembangunan di sejumlah lokasi strategis tersebut kini sedang diproses oleh Kementerian PKP guna memperoleh dukungan anggaran.
  • DPRD DKI Jakarta mendorong distribusi rusun secara merata di seluruh wilayah untuk menjamin ketersediaan hunian yang layak bagi warga.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun 11 rumah susun atau rusun baru pada 2027 untuk menjawab kebutuhan hunian warga, termasuk mereka yang masih tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor.

Sebelas rusun yang diusulkan mencakup wilayah-wilayah strategis di Jakarta, yakni Muara Angke, Marunda Cluster A, B, dan C, Komarudin, Rorotan IX, Cakung KM 2, Tongkol Tahap III, Semper Cakung Drain, Bojong Indah, dan Daan Mogot KM 18.

Usulan pembangunan itu kini tengah bergulir di meja Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mendapat restu dan dukungan penganggaran.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menilai, ketersediaan rusun menjadi syarat utama agar warga yang menghuni kawasan rawan bencana bisa direlokasi.

"Yang terpenting adalah bagaimana membuat hunian di Jakarta ini mencukupi. Karena kalau memang mencukupi, kita bisa pindahkan warga dari lokasi-lokasi yang memang rawan bencana, rawan banjir, riskan longsor, ke lokasi-lokasi yang lebih layak huni," ujar Yuke di DPRD DKI Jakarta, Senin (29/6/2026).

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Selama ini, salah satu kendala relokasi warga dari kawasan rawan bencana adalah ketiadaan tempat tujuan yang layak dan terjangkau.

Komisi D juga mendorong agar pembangunan rusun baru tidak hanya memusat di satu wilayah, melainkan merata di lima wilayah kota Jakarta.

"Misalnya di Selatan kan baru ada dua, terus di Barat ada beberapa lokasi itu sangat-sangat perlu rusun juga. Di Timur memang banyak, tapi kan kebutuhannya juga cukup banyak. Di Utara banyak banget, tapi juga kelayakan dan lain-lainnya kita harus cek semuanya," beber Yuke.

Di sisi pembiayaan, legislator Kebon Sirih juga mendukung langkah Pemprov DKI menjajaki pemanfaatan program hunian dari pemerintah pusat.

baca juga

"Jadi kesempatan-kesempatan atau peluang-peluang untuk menggunakan program-program dari pemerintah, menurut saya, itu juga patut kita jajaki," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Terkini

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:49 WIB

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:46 WIB

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 08:25 WIB

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

News | Senin, 28 September 2026 | 08:23 WIB

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

News | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

×