Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

Andi Ahmad S

Senin, 29 Juni 2026 | 17:38 WIB
Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring
Antropolog Universitas Negeri Medan (UNIMED), Zanrison Naibaho [Pemprov Sumut]
baca 10 detik
  • Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membangun infrastruktur jalan di Sipiongot guna menghapus stigma wilayah terisolasi dan tertinggal.
  • Kebijakan pembangunan tersebut dinilai akademisi sebagai wujud keadilan sosial yang mengutamakan kebutuhan masyarakat daerah terpencil daripada kalkulasi politik.
  • Pembangunan infrastruktur fisik di Sipiongot harus dibarengi penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

Suara.com - Selama puluhan tahun, nama Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara sering kali menjadi bahan anekdot atau sindiran bagi masyarakat Sumatera Utara.

Wilayah ini dianggap sebagai representasi daerah yang terlupakan oleh derap pembangunan. Namun, gebrakan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang memilih membangun infrastruktur jalan di sana kini menjadi sorotan para akademisi.

Antropolog Universitas Negeri Medan (UNIMED), Zanrison Naibaho, membedah alasan di balik kebijakan strategis tersebut dari kacamata sosial dan politik pembangunan.

Zanrison menilai Sipiongot merupakan wilayah yang unik sekaligus tragis dalam sejarah Sumatera Utara.

Wilayah ini disebut ikonik, namun dalam konotasi negatif karena ketiadaan sentuhan pembangunan selama hampir 80 tahun.

"Dari kacamata antropologi pembangunan, Sipiongot ikonik karena dinilai mewakili ruang identitas emosional dan wilayah pedalaman yang terisolasi. Selama ini, Sipiongot dipahami sebagai ikon ketertinggalan ketimbang prestasi," ujar Zanrison dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Kondisi infrastruktur yang buruk selama delapan dekade membuat Sipiongot sering dijadikan simbol keterbelakangan dalam obrolan sehari-hari masyarakat Sumut.

Gebrakan Bobby Nasution dalam membangun jalan di Sipiongot dipandang sebagai langkah berani yang melampaui ego sektoral. Zanrison mengibaratkan pilihan kebijakan ini dengan sebuah analogi kemanusiaan yang mendalam.

"Ibarat orang haus dan yang tidak haus. Tentunya yang haus akan lebih dulu kita kasih air minum ketimbang yang sudah kenyang. Inilah jawaban mengapa Bobby Nasution mau menyentuh Sipiongot. Beliau ingin menghadirkan keadilan pembangunan, bukan hanya membangun daerah kelas atas, tapi juga kelas bawah," ungkapnya.

baca juga

Menariknya, secara kalkulasi politik elektoral, Sipiongot bukanlah wilayah dengan basis suara yang sangat besar jika dibandingkan dengan wilayah seperti Langkat atau Deli Serdang. Namun, justru di sinilah letak nilai kepemimpinan yang berintegritas.

Zanrison menilai Bobby tidak sedang mengejar jumlah suara, melainkan sedang membangun peradaban dan menghapus stigma buruk daerah.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menghadiri secara daring Peresmian Inpres Jalan Daerah TA 2025 oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur melalui aplikasi Zoom meeting di Aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Jenderal Sudirman Kota Medan, Selasa (23/6/2026). [Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu]
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. [Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu]

"Kalau dibanding Langkat, tentunya jumlah suara di Sipiongot kalah banyak. Namun dalam antropologi pembangunan, tindakan ini justru menjadi magnet simpati bagi banyak orang karena menyentuh sisi kemanusiaan," tambahnya.

Sebagai pakar, Zanrison memberikan catatan penting agar pembangunan jalan di Sipiongot memiliki dampak jangka panjang. Menurutnya, infrastruktur fisik harus menjadi jembatan menuju peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Pembangunan di Sipiongot wajib memenuhi syarat konektivitas:

1. Sektor Kesehatan
Memastikan ambulans dan layanan medis bisa menjangkau warga desa dengan cepat.

2. Sektor Pendidikan
Mempermudah akses anak-anak menuju sekolah dan guru menuju pelosok.

3. Pembangunan SDM
Infrastruktur harus dibarengi dengan program pemberdayaan ekonomi lokal agar warga siap mengelola akses yang baru terbuka.

"Membangun infrastruktur harus pula disertai dengan pembangunan sumber daya manusianya. Anekdot miring terhadap Sipiongot perlahan akan memudar jika jalan tersebut benar-benar menghidupkan sektor pendidikan dan kesehatan di sana," pungkas Zanrison.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB

Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja

Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja

Foto | Senin, 22 Juni 2026 | 07:00 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik

Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:56 WIB

Terkini

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

News | Senin, 28 September 2026 | 09:30 WIB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

News | Senin, 28 September 2026 | 09:27 WIB

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:22 WIB

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

News | Senin, 28 September 2026 | 09:19 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

6 Pasangan Shio yang Paling Cocok Menikah dan Bikin Rezeki Suami Istri Melimpah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Kebijakan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Ambruk ke Level 6.209 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:14 WIB

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

×